Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PSIM Kehilangan Khadafi Jelang Hadapi PSPS, Harus Akhiri Musim Ini Lebih Cepat karena Cedera Ligamen Lutut

Elang Kharisma Dewangga • Kamis, 23 Januari 2025 | 02:21 WIB

 

Muamar Khadafi
Muamar Khadafi

 

JOGJA – PSIM Jogja kehilangan sosok penting Muammar Khadafi jelang menghadapi PSPS Pekanbaru di Stadion Kaharudin Nasutioan, Riau, Minggu (26/1) mendatang. Pemain asal Aceh itu harus mengakhiri musim 2024/2025 ini lebih cepat lantaran cedera yang menimpanya.

Cedera Khadafi didapat dalam laga kandang perdana babak delapan besar Senin (20/1) lalu saat PSIM Jogja menjamu Deltras FC. Dia mengalami cedera di akhir babak pertama. Pemain berusia 26 tahun itu dibawa tim medis ke samping lapangan, sebelum akhirnya ditandu untuk mendapatkan penanganan yang lebih intens.

Dokter tim PSIM Jogja Adidya Rizky Pambudi menjelaskan, Muammar mengalami cedera pada ligamen lutut. Penyebabnya kemungkinan besar ada kesalahan saat mendarat setelah heading.Menurut Adidya, cedera yang dialami Muammar tergolong cukup berat. Sehingga membuat pemain itu harus mengakhiri musim 2024/2025 bersama PSIM Jogja ini lebih cepat."Untuk Muammar musim ini tidak bisa lanjut, fokus untuk penanganan cedera," ujarnya, Rabu (22/1).

Tim medis Laskar Mataram akan melakukan repair atau rekonstruksi untuk Muammar. Setelah itu, akan dilakukan rehabilitasi untuk kaki yang cedera. Selain Muammar, salah satu pemain lini belakang PSIM Jogja yang juga mengalami cedera. Pemain itu adalah Rendra Teddy. Akan tetapi, kapten tim Laskar Mataram itu kini sudah di tahap pemulihan cedera dan siap kembali berlaga dalam waktu dekat."Progress Teddy sangat baik, mungkin sebentar lagi bisa melihat Teddy kembali ke line up," katanya.

Selain kedua pemain itu, Muammar Khadafi dan Rendra Teddy, semua penggawa Laskar Mataram sedang dalam kondisi fit. Akan tetapi Adidya meminta dukungan semua pihak supaya tetap mendukung para pemain PSIM Jogja yang sedang mengalami cedera. "Intinya, saat ini yang dibutuhkan adalah full support untuk Muammar dan pemain yang cedera," lontar.

Adidya menyatakan bahwa ia bersama tim medis PSIM Jogja yang lain akan berkomitmen untuk selalu menjaga para pemain dengan sebaik mungkin agar dapat tampil maksimal di lapangan.Tim medis memastikan akan menjaga dan menyiapkan pemain sebaik mungkin agar dapat dipilih sesuai keinginan dan skema tim pelatih.

Caretaker tim PSIM Jogja Erwan Hendarwanto tidak mau ambil pusing terkait adanya beberapa pemain yang sedang terkena cedera. Meskipun saat ini pelatih asal Jogja itu juga mengaku prihatin dengan kondisi dari Muammar Khadafi. Di laga melawan PSPS Pekanbaru Riau nanti, Erwan menyatakan sudah menyiapkan beberapa opsi pemain untuk menggantikan para pemain yang sedang cedera itu. "Kami harus tetap jalan, kami harus move on. Siapapun yang akan dimainkan pasti saya percaya dengan pemain itu," tandasnya.

Laga menghadapi PSPS nanti juga akan menjadi ajang pembuktian dua pelatih kawakan. Erwan Hendarwanto yang menggantikan Seto Nurdiyantara menjadi pelatih PSIM akan beradu taktik dengan pelatih yang juga sempat menukangi PSIM Jogja, yakni Aji Santoso.

Keduanya sudah memberi bukti di laga perdana. PSIM Jogja mengalahkan Deltras Sidoarjo 1- 0.  Sedangkan PSPS lebih perkasa lagi karena mengalahkan tuan rumah Persiraja Banda Aceh 2-0. Nah, siapa yang akan menjadi pemenang di laga nanti, patut ditunggu siapa yang terbaik racikan dua pelatih ini.(ayu/din).

 

Jadwal PSIM Jogja di 8 Besar Liga 2 2024/2025

 

 

 

 

Editor : Din Miftahudin
#psps pekanbaru #delapan besar #Liga 2 #PSIM Jogja