RADAR JOGJA - Deltras FC lolos ke babak 8 besar Liga 2 2024/2025. Itu usai tim berjuluk The Lobster tersebut dipastikan menang atas Persibo Bojonegoro dengan skor 1-0 di Stadion Sasana Krida Akademi Angkatan Udara (AAU), Berbah, Sleman, Sabtu (18/1/2025) sore. Pemain Persibo menolak melanjutkan sisa dua menit laga dan memutuskan mundur dari pertandingan.
Pemain Deltras melakukan pemanasan sebelum laga sejak pukul 15.00. Sementara para pemain Persibo enggan turun ke lapangan untuk melakukan pemanasan. Penggawa Laskar Angling Dharma, julukan Persibo, datang mengenakan kaus putih bertuliskan Justice for Sepakbola Indonesia. Sementara pemain Deltras tetap mengenakan seragam kandang mereka, terlihat siap melakoni sisa laga ini.
Wasit pun meniup peluit tanda dimulainya laga lanjutan ini pada menit ke-90+4. Pemain Deltras sudah siap di tengah lapangan, sementara pemain Persibo justru berbaris di pinggir lapangan. Mereka terlihat protes atas digelarnya laga lanjutan ini.
Baca Juga: Pelatih PSS Sleman Akui Permainan Bakal Tak Mudah, tapi Tetap Optimistis Bisa Curi Poin di Kandang Persik Kediri
Sepuluh menit sejak wasit meniup peluit kick off, pemain Persibo tetap enggan masuk ke lapangan. Panitia pelaksana pun memutuskan untuk menghentikan laga hingga 15 menit.
Laga ini direncanakan dimulai dari situasi indirect free kick setelah pelanggaran pemain Deltras terhadap pemain Persibo pada menit ke-90+4. Para pemain Deltras sendiri sudah siap di titik pelanggaran, di area depan kotak penalti. Namun, para pemain Persibo tidak bersedia masuk ke lapangan. Wasit yang memimpin pertandingan pun meniup peluit panjang setelah waktu dua menit selesai.
Pelatih Persibo Kahudi Wahyu Widodo menyayangkan wasit yang diganti dalam laga lanjutan ini. Wasit yang memimpin laga lanjutan ini bukan wasit yang memimpin di laga sebelumnya. Dia juga mempertanyakan keputusan operator liga yang tidak menghukum pemain-pemain yang terlibat kekerasan.
Baca Juga: Erwan Tegaskan PSIM Jogja Siap Hadapi Tim Manapun, Laga di Babak Delapan Besar Tunggu Hasil Persibo v Deltras
“Ini kenapa (pergantian wasit)? Osas (kapten Persibo) menanyakan, wajar dia tanya, tapi tidak dijelaskan," ujarnya usai laga.
Kahudi mengatakan, timnya datang ke pertandingan ini untuk menghormati keputusan PT LIB. Namun tetap dengan sikap tidak setuju dengan hasil keputusan PT LIB.
Sebelumya, Persibo telah menanyakan ke match commisioner terkait laga lanjutan ini. Setelah kericuhan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Persibo diminta kembali bermain dan meminta jaminan keamanan untuk laga lanjutan ini. “Persepsi kami, skor adalah 1-1. Saya minta persepsi dari match comm tapi tidak bisa menjawab, katanya bukan wilayahnya," tutur Kahudi.
Baca Juga: Klasemen Akhir Putaran Pertama Pegadaian Liga 2, PSIM Jogja Raih Poin Terbanyak Bersama Bhayangkara di Grup 2, Persibo Unggul Lima Poin di Grup 3
Karena match commisioner tidak memberikan jawaban, Persibo memutuskan untuk menanti jawaban dari PT LIB terkait gol mereka yang dibatalkan. Meskipun sudah ada keputusan dari Komite Disiplin PSSI. Kahudi menyebut, dirinya tidak bisa melarang anak asuhnya untuk tidak bermain, terutama untuk bermain dalam situasi seperti ini. “Salah kalau pelatih memaksa," katanya.
Dia berharap situasi yang terjadi pada timnya bisa menjadi bahan evaluasi bagi sepak bola Indonesia. Kahudi menuntut agar regulasi diperjelas agar tidak muncul persepsi-persepsi yang keliru. “Harus dijadikan momentum untuk kita belajar bersama-sama," ucapnya.
Sementara itu, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari tim Deltras FC. Tim asal Sidoarjo itu langsung keluar dari kompleks AAU usai laga, beberapa saat setelah bus Persibo keluar kompleks.
Deltras FC selanjutnya akan menghadapi PSIM Jogja di babak 8 besar, Senin (20/1/2025). The Lobster tergabung di Grup X bersama PSIM, Persiraja, dan PSPS. (tyo/laz)