KEDIRI - PSS Sleman akan melakoni laga tandang menghadapi Persik Kediri pada pekan 19 Liga 1 2024/2025 di Stadion Brawijaya, Kediri, sore nanti (19/1). PSS mewaspadai Persik Kediri yang saat ini sedang dalam tren positif.
Klub berjuluk Macan Putih itu kini bertengger di peringkat enam klasemen sementara. Mereka selalu menang pada empat laga terakhir. Tak hanya itu, ada perbaikan signifikan di lini depan dengan dua kali nirbobol pada periode tersebut.
Baca Juga: PSS Sleman Tambah Frekuensi Latihan, Siap Kerja Keras Lawan Persik Kediri
Sementara PSS punya modal bagus jelang laga ini. Tim berjuluk Super Elang Jawa itu menang pada dua laga terakhirnya. Lini depan terlihat menjanjikan dengan tujuh gol pada dua laga. Faktor ini bisa sangat menentukan.
Pelatih PSS Sleman Mazola Junior menyatakan, para pemainnya telah bekerja keras di sesi latihan persiapan menghadapi Persik. Para penggawa PSS menjalani sesi latihan dua kali sehari.
Dalam waktu satu pekan, para pemain baru telah diberikan kesempatan beradaptasi bersama tim. “Para pemain baru telah memahami dengan baik apa yang saya harapkan serta instruksikan dari mereka,” katanya saat jumpa pers kemarin (18/1).
Baca Juga: Mazola Junior Ingin Betinho Cetak Gol, Ditantang saat PSS Sleman Dijamu Persik Kediri Minggu 19 Januari
Rombongan skuat Laskar Sembada membawa 21 pemain dalam lawatannya ke Stadion Brawijaya. Termasuk para pemain barunya dari bursa transfer paruh musim.
Mazola mengungkapkan, para pemain baru itu sudah bisa dimainkan untuk menghadapi Persik Kediri. Dia memprediksi, pertandingan ini akan berjalan ketat. Ini karena hasil positif kedua tim saat menjalani laga sebelumnya dengan kemenangan.
“Secara keseluruhan, kami sudah siap menjalani pertandingan kontra Persik. Mereka tim bagus, dilatih oleh pelatih yang luar biasa. Secara aspek fisik atau kebugaran mereka juga luar biasa,” ucap pelatih asal Brasil ini.
Mazola mengaku telah mempelajari permainan tim tuan rumah. Dia menyebut, ini bukan pertandingan mudah bagi para pemainnya. Namun hal ini justru membuat anak asuhnya termotivasi tinggi meraih kemenangan dari Persik di hadapan pendukungnya.
“Seperti PSS, Persik juga mengalami perkembangan jauh lebih baik lagi di putaran kedua. Ini menjadi motivasi kami untuk melanjutkan hasil positif kami di pertandingan sebelumnya,” tegas juru taktik 59 tahun ini.
Baca Juga: Manajemen PSS Klaim Sudah Selesaikan Sanksi FIFA, Mazola Junior Ngebet Minta Tambahan Pemain
Pemain PSS Cleberson mengaku telah menjalani persiapan dengan baik melalui latihan serius serta kerja keras jelang laga ini. Menurutnya, PSS datang ke Kediri dengan modal positif yang baik. “Walaupun kami bermain tandang, kami ingin mendapatkan hasil maksimal,” ujarnya.
Dia menyebut, kehadiran Mazola sebagai nakhoda tim memberikan dampak sangat positif seperti memberikan suntikan kepercayaan diri kepada pemain. Menurutnya, Mazola tak pernah membeda-bedakan tiap pemain.
Hal ini yang membuat pemain menaruh respek kepada pelatih berpaspor Brasil itu. “Pemain diberikan instruksi yang mudah dipahami serta dijalankan, sehingga para pemain mengikuti dengan baik dan kompak. Kerja sama tim terjalin dengan baik,” kata Cleberson.
Sementara itu, Pelatih Persik Kediri Marcelo Rospide mengungkapkan, laga melawan Bali United sebelumnya membuat pemainnya cukup kelelahan. Sehingga di hari-hari terakhir menjelang pertandingan melawan PSS, fokusnya adalah pemulihan fisik para pemain. “Tim pelatih lebih mempersiapkan fokus recovery pemain atau pemulihan cedera, dan pemulihan kelelahan pemain," jelasnya.
Meskipun PSS berada di bawah Persik dalam klasemen, Marcelo tetap menaruh kewaspadaan tinggi. Menurutnya, Liga 1 musim ini sangat kompetitif dan setiap tim memiliki kekuatan yang seimbang. "Kami tidak boleh lengah. Semua tim di Liga 1 memiliki kualitas yang hampir setara. Tidak ada pertandingan yang mudah," tegasnya.
Marcelo juga mengakui PSS Sleman menunjukkan perkembangan permainan yang cukup signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Kemenangan PSS atas Persebaya Surabaya menjadi bukti bahwa tim asal Bumi Sembada itu tidak bisa dipandang sebelah mata.
Meski demikian, Marcelo tetap optimistis timnya bisa meraih hasil maksimal. Terlebih mereka akan bermain di hadapan publik sendiri.
"Mereka (PSS) baru saja mengalahkan Persebaya, tim yang berada di papan atas. Itu menunjukkan bahwa posisi klasemen tidak selalu mencerminkan kekuatan sebenarnya sebuah tim," kata pelatih asal Brasil ini. (tyo/laz)