SLEMAN - PSS Sleman masih terus menunjukkan ambisinya untuk memperkuat timnya di paruh kedua Liga 1 musim 2024/2025 ini. Meski sudah berhasil mengaet beberapa pemain baru yang berkualitas seperti, Vico Duarte, Marcelo Cirino, Riko Simanjutak, dan Jayus Hariono, tim pelatih dan manajemen Laskar Sembada masih mengincar satu pemain lagi untuk melengkapi komposisi tim."Jadi saya ingin masih cari satu pemain lokal lagi. Kalau pemain asing sudah," ungkap Pelatih PSS Sleman Mazola Junior di Lapangan Purwobinangun, Sleman, Rabu (15/1).
Menurut Mazola, ada beberapa alasan mengapa PSS Sleman masih mencari tambahan pemain baru di bursa transfer paruh musim ini. Selain untuk memperkuat kedalaman skuad, terutama untuk menghadapi jadwal yang padat pada putaran kedua ini. Pemain lokal yang akan didatangkan itu diproyeksikan untuk menggantikan pemain muda Farel Arda Santosa yang sedang mengalami cedera yang cukup panjang. "Saya harus mencarikan satu pemain untuk menggantikan dia," lontarnya.
Dengan adanya tambahan satu pemain lokal itu nanti, Mazola berharap tim Super Elang Jawa julukan PSS Sleman ini bisa lebih maksimal di putaran kedua untuk bisa mencapai target yang telah ditentukan oleh manajemen. "Saya ingin menjadi juara di putaran kedua," katanya.
Baca Juga: Jokowi Temui Sultan HB X secara Tertutup, Diklaim Tidak Bahas Politik, Hanya Silaturahmi Biasa
Manajer tim PSS Sleman Leonard Tupamahu membenarkan jika saat ini tim Super Elja masih akan mendatangkan satu pemain lokal lagi ke dalam skuadnya di fase akhir bursa transfer paruh musim ini. "Posisinya mungkin pemain belakang," bebernya.
Menurut Leonard, saat ini pemain baru itu sudah terdaftar dan tinggal diresmikan oleh klub. Namun pengumuman kedatangan pemain baru itu nanti kemungkinan akan sedikit tertunda."Paling telat nanti kan harus register. Sudah aman semua, dalam sistem sudah terdaftar," cetusnya.
Leonard juga sangat berharap kepada pemain baru yang akan didatangkan oleh PSS Sleman itu supaya ke depan bisa berkontribusi untuk tim dan bisa memperbaiki posisi Laskar Sembada di dalam klasemen. Yang tadinya berada di bawah, syukur-syukur bisa masuk ke dalam besar di akhir kompetisi nanti."Itu pencapaian yang luar biasa kan," ujarnya. (ayu/din).
Editor : Din Miftahudin