JOGJA – Babak delapan besar Liga 2 2024-2025 akan mulai digelar 18 Januari mendatang. Ini akan menandai dimulainya persaingan seru delapan tim untuk berebut tiket promosi Liga1.
PSIM Jogja sudah memastikan diri lolos ke babak delapan besar usai mengalahkan Persiku Kudus 2-0 di Stadion Mandala Krida, Jogja, Sabtu (11/1) lalu. Di babak delapan besar, PSIM Jogja tergabung di Grup X bersama Persiraja Banda Aceh, PSPS Pekanbaru, dan Persibo Bojonegoro. Tim berjuluk Laskar Mataram ini akan melakoni perjuangannya di babak delapan besar dengan menjamu Persibo Bojonegoro di Stadion Mandala Krida, Sabtu (18/1) mendatang. Pada pekan pertama ini juga mempertemukan Persiraja Banda Aceh vs PSPS Riau di Stadion H Dimurthala Banda Aceh.
Perjuangan anak-anak Jogja dipastikan lumayan berat di babak delapan besar nanti. Selain harus mengasah kedalam skuad, PSIM Jogja juga harus bersiap untuk menghadapi perjalanan yang sangat melelahkan. Bagaimana tidak, jarak geografis yang cukup jauh dari Jogjakarta ke kandang masing-masing lawan pasti akan sangat menguras tenaga para pemain dan tentu saja materi.
Tak hanya itu, ketiga tim yang tergabung di Grup X bersama PSIM Jogja tentu memiliki kekuatan yang cukup merata. Persiraja Banda Aceh sendiri merupakan tim yang berhasil menjadi juara satu di Grup A, sedangkan PSPS Pekanbaru Riau juga merupakan tim yang memiliki ambisi untuk naik ke Liga 1 musim ini, dan Persibo Bojonegoro merupakan tim yang memiliki segudang pengalaman di Liga 2.
Caretaker tim PSIM Jogja Erwan Hendarwanto tidak akan gentar untuk menghadapi lawan-lawannya di babak delapan besar nanti. Menurutnya perjalanan tim Laskar Mataram harus tetap dinikmati. Siapapun lawan dan mau di grup mana saja, babak delapan besar baginya memang berat dan persaingannya pasti juga ketat."Kami tidak bisa menentukan lagi mau di grup mana dengan hasil pertandingan kemarin," katanya, Senin (13/1).
Erwan juga berpesan kepada seluruh elemen yang ada di PSIM Jogja, baik para pemain, tim pelatih, dan juga manajemen supaya tidak boleh menyerah begitu saja di babak delapan besar ini nanti. Mengingat pada babak penyisihan grup lalu tim sudah berjuang dengan keras."Delapan besar yang dipikirkan bagaimana kami naik," tegasnya.
Tak hanya itu, Erwan juga berharap para pemain PSIM Jogja bisa terus konsisten untuk tetap bisa meraih kemenangan di semua laga pada babak delapan besar nanti."Mudah-mudahan para pemain bisa lepas," tandasnya.
Di kubu Persibo Bojonegoro, usai laga yang berakhir rusuh menghadapi Deltras Sidoardjo di Stadion Gelora Deltra Sidoarjo, Sabtu (11/1), manajemen melakukan pemulihan trauma. Walau terdapat beberapa pemain megalami luka, tapi diharapkan segera pulih agar bisa menjalani laga di delapan besar. ’’Kami fokus mematangkan persiapan untuk menghadapi babak delapan besar,” ungkap Manajer Kompetisi dan Pengembangan Klub Persibo Bojonegoro Ali Mahmud yang dikutip Radar Bojonegoro.
Akibat kerusahan itu, beberapa pemain dan ofisial babak belur mengalami luka-luka. Beberapa pemain menjadi korban antara lain Diandra Diaz, Hadi Ardiansyah, Osas Saha, dan Enzo Celestine. Selain itu, salah satu ofisial tepatnya kitman Persibo juga menjadi korban.”Kami akan melaporkan ke pengawas pertandingan dan ke PSSI,”tambahnya.(ayu/din).
JADWAL DELAPAN BESAR
- Sabtu (18/1) :
PSIM Jogja vs Persibo Bojonegoro
Persiraja vs PSPS Riau
- Minggu (19/1):
Bhayangkara FC vs Persijap Jepara
Persela Lamongan vs PSKC Cimahi
Editor : Din Miftahudin