JOGJA – Keputusan manajemen PSIM Jogja mengistirahatkan pelatih Seto Nurdiyantara terus menuai polemik. Manajemen dan Seto Nurdiyantara pun akhirnya buka suara terkait keputusan itu.
Seto mengaku belum mengetahui secara pasti kapan akan diistirahatkan dari kursi kepelatihan tim PSIM Jogja. Dalam peristiwa ini, Seto menegaskan bahwa dia tidak mengundurkan diri dari kursi kepelatihan tim. "Kemarin saya ditelpon, saya diistirahatkan," tegasnya saat dihubungi kemarin (7/1).
Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno mengatakan, manajemen memberikan waktu bagi Seto untuk melakukan kegiatan yang digemari. Itu artinya Seto diberikan kesempatan untuk tidak memikirkan sepak bola dan me-referesh suasana pikiran serta hatinya. "Bagaimanapun Coach Seto salah satu bagian penting PSIM sepanjang perjalanan musim ini," katanya.
Menurut Liana, keputusan manajemen untuk mengistirahatkan Seto itu juga dilakukan usai jajaran manajemen duduk bersama dengan tim pelatih. Dari situ muncul kesimpulan bersama bahwa keputusan tersebut dilakukan demi kebaikan bersama.
Alasan mengapa manajemen memilih Erwan Hendarwanto sebagai caretaker tim, karena Erwan dinilai memiliki satu misi dan frekuensi Seto. Mengingat kedua pelatih itu sudah sama-sama berjalan dengan tim Laskar Mataram hingga sejauh ini.”Kami juga yakin Coach Erwan bisa memberikan yang terbaik untuk PSIM seperti yang selalu dilakukan selama ini," ucapnya.
Manajer Tim PSIM Jogja Razzi Taruna mengatakan, keputusan manajemen untuk mengistirahatkan Seto Nurdiyantara dari kursi kepelatihan tim itu merupakan langkah yang tepat. Namun, dia tidak bersedia menjelaskan apa yang dievaluasi.” Tapi intinya itu langkah tepat," katanya.
Razzi juga belum mengetahui secara pasti sampai kapan Seto akan diistirahatkan. Sebab untuk saat ini pihak manajemen sedang fokus untuk menghadapi laga krusial melawan Persiku Kudus nanti.Karena ini urusan teknis.
Pada laga pamungkas saat menjamu Persiku Kudus di Stadion Mandala Krida, Sabtu (11/1) nanti, Seto Nurdiyantara tidak lagi mendampingi PSIM Jogja. Erwan Hendarwanto yang awalnya berperan sebagai asisten pelatih, sekarang akan berperan menggantikan Seto sebagai caretaker tim Laskar Mataram. (ayu/din).
Editor : Din Miftahudin