Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jogja Jadi Tuan Rumah Pertama Gelaran The Grand Triumph: Kejuaraan Panahan Indoor Internasional dengan Lebih dari 1.000 Peserta dari 8 Negara

Fahmi Fahriza • Sabtu, 19 Oktober 2024 | 20:59 WIB
Para pemanah dari 8 negara mengikuti gelaran The Grand Triumph: International Indoor Archery Championship yang berlangsung di Jogja Expo Center (JEC).
Para pemanah dari 8 negara mengikuti gelaran The Grand Triumph: International Indoor Archery Championship yang berlangsung di Jogja Expo Center (JEC).

RADAR JOGJA - Jogjakarta jadi kota pertama penyelenggaraan The Grand Triumph: International Indoor Archery Championship.

Sebuah kompetisi panahan indoor berskala internasional yang diikuti oleh lebih dari 1.000 peserta dari 8 negara.

"Pesertanya ada 1.028, itu melebihi target kami yakni 960 peserta," kata komisioner sekaligus spoke person The Grand Triumph Norman Nugraha, Sabtu (19/10/2024).

Adapun, 8 negara peserta meliputi Indonesia, India, Thailand, Kanada, Singapore, Philipina, Korea Selatan, dan Malaysia.

Norman berujar, The Grand Triumph memiliki roadmap untuk dijadikan event reguler tahunan, penyelenggaraannya sendiri akan selalu dilakukan di Indonesia, dengan kota yang berbeda-beda.

"Kami pilih Jogja karena aksesibel secara lokasi dan punya potensi wisata sekaligus budaya, itu bisa menarik perhatian kontingen," paparnya.

Agenda ini dibalut dengan konsep sport tourism. Terlebih, konsep panahan indoor sendiri belum banyak dilakukan di Indonesia.

Konsep ini jadi salah satu daya tarik tersendiri, apalagi cakupan kompetisinya berskala internasional.

"Agenda ini kami proyeksikan untuk masuk kalender world archery, karena antusiasmenya juga tinggi," jelasnya.

Untuk kategori perlombaan sendiri, ada kategori under 10 tahun, under 15 tahun, dan kategori umum. Para peserta juga diperbolehkan jika ingin mengikuti lebih dari satu kategori.

"Pesertanya bisa mewakili individu, club, bahkan mewakili negara. Karena kita open turnamen," terangnya.

Baca Juga: Alami Saraf Kejepit Selama Tujuh Tahun, Sri Lega Pengobatannya Dijamin BPJS Kesehatan

Sementara itu, salah satu peserta dari Balikpapan Khansa Kanaya Arezi mengungkapkan.

Baik panahan indoor maupun outdoor memiliki tantangan dan tingkat kesulitannya masing-masing.

Untuk indoor ini jaraknya 18 meter, tapi sasaran bidiknya jauh lebih kecil.

"Jadi benar-benar perlu konsentrasi tinggi. Kalau outdoor tantangannya angin, dan jarak bidiknya lebih jauh, yakni 70 meter," terangnya.

Dalam kompetisi yang berlangsung di Jogja Expo Center (JEC) kali ini, Khansa berkompetisi atas nama individu.

Ia mengaku ingin terus meningkatkan kompetensi dirinya, sekaligus menambah jam terbang, salah satunya dengan banyak ikut kompetisi.

"Untuk turnamen indoor ini sudah ketiga kali, kalau outdoor sudah tidak terhitung," ujar perempuan berusia 16 tahun ini.

"Harapannya untuk kompetisi ini tentu bisa dapat juara, apalagi saingannya dari negara lain, ini prestisius sekali," harap dia. (iza).

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#tuan rumah #8 negara #olahraga panahan #The grand triumph #outdoor #internasional #indoor #Jogja #panahan