Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lia Karina Mansur Pelatih Cantik asal Yogyakarta Yang Kaya Prestasi, Bawa DIY Dulang Medali di PON XXI

Rizky Wahyu Arya Hutama • Jumat, 20 September 2024 | 03:31 WIB

 

 

 

Lia Karina Mansur bersama tim taekwondo DIY yang berlaga di PON XXI Aceh-Sumut 2024
Lia Karina Mansur bersama tim taekwondo DIY yang berlaga di PON XXI Aceh-Sumut 2024

 

 

MEDAN - Bagi para penggemar cabang olahraga (cabor) taekwondo, sosok Lia Karina Mansur adalah sosok yang sangat di kagumi sekaligus dibanggakan. Bagaimana tidak, selain memiliki paras yang cantik, ternyata perempuan asal Yogyakarta ini berhasil mengantongi sejumlah prestasi, baik skala nasional maupun internasional.

 Baca Juga: Ukir Sejarah Baru, Tim Basket 3x3 Putri Yogyakarta Rebut Emas PON XXI Aceh-Sumut 2024

 

Ya, Lia Karina Mansur adalah mantan atlet taekwondo andalan dari Yogyakarta yang sekarang sudah menjadi pelatih untuk para atlet-atlet taekwondo Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang sedang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.

 

Lia adalah sosok perempuan yang dibesarkan oleh keluarga yang memiliki background sebagai olahragawan. Sejak kecil ia dan kakak perempuannya selalu diikutkan di olahraga tekwondo, sehingga sampailah Lia berhasil menjadi seorang atlet yang bisa menjadi juara nasional dan dipanggil ke pemusatan latihan nasional (Pelatnas) sampai pada tahun 2013 silam.

 

Lia menceritakan untuk kariernya saat menjadi seorang atlet, di skala nasional, Lia mengawali karirnya dengan mendapatkan medali perak di ajang PON 2008 silam, lalu pada PON tahun 2012 mendapatkan medali emas dan yang terakhir di PON 2016 juga mendapatkan medalibemas.

 Baca Juga: Hattrick Emas, Tim Panahan Yogyakarta Pimpin Klasemen , Masih Berpeluang untuk Menambah Koleksi Medali di PON XXI

Untuk prestasi skala internasional, Lia mengaku pernah mendapat mendapatkan perak di ajang SEA Games 2009 silam. Selain itu Lia juga pernah mengikuti pra-kualifikasi olimpic London tahun 2012.

 

Pada tahun 2017 Lia memutuskan diri untuk pensiun menjadi atlet karena sudah menikah. Lalu pada tahun 2022 Lia mulai bergabung untuk menjadi pelatih di tim tekwondo DIY pada nomor kyoruki.

 Baca Juga: Kontingen DIY Merangsek ke Papan Atas PON XXI Aceh Sumut 2024, Sudah Meraih 12 Emas

"Waktu itu ada Kejurnas dan Kejurwil, Alhamdulillah prestasi atlet-atlet DIY lumayan bagus dan sedikit demi sedikit naik prestasinya karena dianggap pas PON 2021 itu belum sesuai harapan karena belum ada emas. Jadi Alhamdulillah pas kami tim pelatih berkolaborasi bisa menghasilkan prestasi yang sedikit meningkat," katanya saat ditemui Radar Jogja di GOR Sport Center, Jumat (13/9/2024).

 

Lia Karina Mansur (kanan) bersama taekwondoin Yogyakarta yang meraih medali di PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Lia Karina Mansur (kanan) bersama taekwondoin Yogyakarta yang meraih medali di PON XXI Aceh-Sumut 2024.

Secara pribadi, Lia mengaku bahwa ajang PON 2024 ini menjadi debut pertama Lia menjadi pelatih ditingkat nasional. Di mana banyak tantangan yang harus ia hadapi supaya para atletnya bisa meraih hasil yang maksimal untuk kontingen DIY."Ketika jadi pelatih kondisinya beda lagi kondisinya, karena saya bukan lagi yang main. Jadi saya harus belajar lagi, introspeksi lagi, dan banyak belajar dari orang-orang supaya di PON ini bisa meraih hasil maksimal," lontarnya.

 

Total ada lima orang atlet nomor kyoruki yang di pegang oleh Lia di ajang PON 2024 ini dan dari kelima atlet itu tiga tiga di antaranya sudah berhasil mengantongi medali untuk DIY."Memang atlet kami sedikit dan orang-orang melihat dengan sebelah mata karena atlet kami baru debut pertama. Saya sebagai pelatih harus ekstra kerja keras terutama PON ini. Karena hanya lima atlet dan saya tidak mau lima ini gagal. Jadi PON ini belajar kesalahan dari BK PON lalu kami pelatih bagi tugas," ucapnya.

 

Lia Karina Mansur saat masih aktif sebagai atlet taekwondo.
Lia Karina Mansur saat masih aktif sebagai atlet taekwondo.

Menurut Lia mengawali karier sebagai seorang atlet dan saat ini menjadi pelatih memang harus melalui proses adaptasi yang sangat panjang. Akan tetapi Lia mengaku saat ini telah menikmati posisinya sebagai seorang pelatih.

 

"karena memang saya suka. Pertama kan harus cinta dulu kalau gak suka kan gak mungkin saya menghabiskan waktu lebih banyak di tempat latihan dari pada di rumah. Saya lebih banyak pengang para atlet dari pada anak saya sendiri. Itu kan gak mungkin kalau gak cinta. Memang harus ada yang dikorbankan," tegasnya.

 

Sebagai seorang pelatih, Lia  berharap agar para atletnya bisa membuahkan prestasi yang sangat manis di ajang PON 2024 ini. Sebab menurutnya perjuangan untuk bisa tampil menuju ke event olahraga empat tahunan ini betul-betul tidaklah gampang.

 

"Kami, baik para atlet maupun pelatih terseok-seok. Prosesnya emang lama karena PON memang membutuhkan waktu panjang. Dan ini tidak mudah dan kadang capek. Tapi ya kembali lagi karena bapak saya selalu bilang harus tulus. Sebab ketulusan pasti membuahkan hasil," tandasnya. (ayu/din).

Editor : Din Miftahudin
#lia karina #Lia Karina Mansur #taekwando #PON XXI 2024 #Kontingen DIY #PON XXI 2024 Aceh Sumatera Utara