KULON PROGO - Prestasi atlet Paralympic Qonitah Ikhtiar Syakuroh, disambut dengan meriah dan penuh sukacita. Qonitah disambut dengan iring-iringan kendaraan dari Halaman Pemkab menuju kediamannya di Padukuhan Soropati, Kalurahan Hargotirto, Jumat (13/9). Dia barusan pulang dari Paralimpiade di Paris, Perancis dengan berhasil meraih medali perak.
"Tidak menyangka disambut seperti ini, jadi cukup terharu," ucap Qonitah saat menjawab pertanyaan awak media, Jumat (13/9).
Qonitah menjelaskan, dirinya tak menyangka sepulang ke Indonesia disambut dengan iring-iringan kendaraan. Memberikannya cukup banyak motivasi, terutama kehadiran kedua orngtuanya yang menambah rasa haru dan berbalut bahagia.
Baca Juga: GKR Mangkubumi Pimpin Prosesi Tumplak Wajik, Masyarakat Cari Singgul untuk Tangkis Sawan
Baca Juga: Operasi Rokok Ilegal di Perbatasan Purworejo-Kebumen, Temukan Pita Cukai 12 Batang, Isinya 50
Sebelumnya, setiba Qonitah di YIA dirinya dijemput tim National Paralympic Comitee (NPC) Kulon Progo dan diarahkan menuju kantor Sekretariat NPC. Kemudian, sesampai di kantor tersebut dimulailah iring-iringan.
Melewati Alun-Alun Wates, iring-iringan kendaraan jip mampir di Kanto Bupati. Di situ, Qonitah menerima sambutan hangat dan apresiasi dari pemkab Kulon Progo. Kesempatan itu juga digunakan untuk memberikan hadian dari oemkab ke Qonitah, berupa uang tunai sebesar Rp 5 juta. Setelah acara tersebut, iring-iringan berlanjut menuju kediaman Qonitah"Penyambutan ini juga menjadi motivasi untuk pertandingan selanjutnya," ujarnya.
Qonitah menjelaskan, setelah dirinya berlaga di paralimpiade langkahnya tak berhenti. Kini dirinya tengah mempersiapkan pelatihan menyambut Indonesia Open yang segera akan digelar.
Baca Juga: BPKPAD Bantul Launching Bayar Pakde QRIS, Pembayaran PBB P2 Kian Lebih Mudah
Baca Juga: Hasil Malut United vs Semen Padang: Duel Tim Promosi Dimenangkan Laskar Kie Raha
Sementara itu, Pj Bupati Srie Nurkyatsiwi dalam sambutan penerimaan Qonitah, dirinya mengapresiasi perjuangan Qonitah di Paralimpiade Paris 2024. Menurutnya, sosok Qonitah dapat menjadi figur penyemangat bagi penyandang disabilitas. Untuk tak pantang menyerah dan minder dengan keterbatasan yang dimiliki.
"Menjadi inspirasi bagi masyarakat dan kita semua," ucap Siwi.
Siwi juga sempat menyinggung harapamnya kepada atlet asal Kulon Progo yang tengah berjuang di PON 2024. Dirinya berdoa dan berharap agar atlet dapat memperoleh hasil yang baik untuk dirinya dan daerah. (gas)
Editor : Heru Pratomo