JOGJA - Atlet para badminton andalan DIJ Qonitah Ikhtiar Syakuroh memulai langkahnya di ajang Paralimpiade Paris 2024 dengan mulus. Atlet asal Kulon Progo ini meraih kemenangan dengan skor 2-1 atas atlet asal India Manasi Girishchandra Joshi pada laga pertama Grup A kategori SL3 yang digelar Kamis (29/8) lalu.
Qonitah awalnya harus mengakui keunggulan lawan terlebih dahulu di babak pertama dengan skor 13-21. Namun pada babak kedua ia terus melakukan perlawanan hingga akhirnya ia bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dengan skor 21-16.
Keunggulan Qonitah terus bertahan di babak ketiga. Sempat tertinggal dengan skor 11-14, akan tetapi dia berhasil menyamakan kedudukan dan bahkan bisa membalikkan keadaan. Satu per satu poin diraihnya hingga pada akhirnya kesalahan dari pemain lawan membawa kemenangan 21-18 untuk Qonitah.
Bermain selama 47 menit, kemenangan itu juga membawa Qonitah unggul sementara di grup A dengan raihan satu poin. Selain Joshi, di grup yang sama bertengger nama Oksana Kozyna dari Ukraina. Okzyna adalah juara dunia para badminton 2022 di Tokyo.
Ketua Umum National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) DIJ Hariyanto mengaku bersyukur atas kemenangan perdana yang diraih Qonitah. Harapannya Qonitah bisa diberikan kelancaran selama bertanding dan terus meraih kemenangan untuk Indonesia.
"Mari kita doakan bersama semoga Qonitah diberikan kemudahan dan kelancaran dalam setiap pertandingan," ucapnya, kemarin (30/8).
Selain itu, Hariyanto juga berharap dengan kemenangan perdana Qonitah ini bisa menjadi semangat untuk para atlet-atlet DIJ lainnya agar terus berlatih dan berjuang. Sehingga ke depan mereka juga bisa mengikuti jejak teman-teman atlet yang sudah lolos di ajang Paralimpiade Paris itu. (ayu/laz)
Editor : Satria Pradika