JOGJA - Jumlah tim yang dikirim cabang olahraga (cabor) voli pantai DIY pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut mendatang berkurang dibanding PON XX Papua lalu.
Hal itu diungkapkan pelatih voli pantai PON DIY Dian Putra Santoso.
Di ajang PON XXI mendatang, tim voli pantai DIY hanya mengirim tiga tim saja. Tiga tim itu terdiri dari dua tim putri dan satu tim putra. Total ada enam atlet.
"Pada PON XX Papua lalu, voli pantai DIY mengirim empat tim, yang terdiri dari dua tim putra dan dua tim putri," ujarnya Kamis (18/4).
Sebagai pelatih, Dian mengaku saat ini tim voli pantai PON DIY sedang mematangkan persiapan jelang berlaga di PON XXI.
Tim bermaterikan pemain muda dan pemain senior. Tim voli pantai DIY sangat optimistis untuk berlaga di ajang pesta olahraga empat tahunan itu.
Tim putra ada pasangan Ilham Akbar dan Afta Arya Widura. Keduanya pernah berlaga pada PON XX Papua.
Sedangkan tim putri akan dihuni oleh Bernadetta Shella Herdanti. Dia ikut memperkuat timnas voli pantai Indonesia di Asian Games 2022.
Dia juga pernah tercatat sebagai satu-satunya pemain voli pantai putri DIY pada PON XX Papua yang akan kembali berlaga di PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Selain itu, ada pemain muda berbakat Alifa Zahwa Arifin, Daffa Prita Dewi, dan Wikan Tyasning Larasati. Ketiganya baru pertama kali berlaga di ajang sekelas PON.
Menurut Dian, peluang tim bola voli pasir putra DIY untuk merebut emas di PON XXI cukup berat. Sebab, hanya ada satu tim yang berlaga.
"Dengan lolosnya dua tim putri dan satu tim putra ini peluangnya cukup berat. Tapi, kami punya kans di putri karena ada dua tim yang bertarung," tegasnya.
Dian juga mengungkapkan, lawan-lawan terberat tim putri bola voli pantai DIJ berasal dari Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Jawa Timur.
Menurutnya, daerah-daerah itu rata-rata bermain di timnas sekarang.
"Kalau Jatim mereka ada generasi senior mantan pelatnas dan Jateng pemain senior semua dan mantan pelatnas juga," cetusnya.
Dia mengaku belum menentukan pasangan untuk tim putri bola voli pantai DIY. Hal itu dilakukan agar tim lawan tak bisa membaca kekuatan dari kedua tim putri DIY.
"Sekarang kami fokus bentuk chemistry. Dan saat try out nanti kami coba semua kemungkinan pasangan," ungkapnya.
Untuk tim putra, Dian mengaku tetap optimistis bisa merebut medali emas. Lawan terberat yakni Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Kalau putra karena lolos satu tim, ya, pemainnya cuma dua itu. Tapi, kami optimistis putra bisa rebut emas. Karena sudah berpengalaman," ujarnya.
Dian berharap persiapan yang dilakukan secara maraton di pemusatan latihan daerah (puslatda) saat ini mampu membawa dua tim putri voli pantai DIY menembus ke babak semifinal.
"Sehingga minimal satu tiket final bisa kami amankan," tandasnya. (ayu)
Editor : Amin Surachmad