JOGJA - Sebanyak 103 atlet dari National Paralympic Committee (NPC) DIY telah dikukuhkan untuk mengikuti program pelatihan daerah (Pelatda) Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) Sumatera Utara 2024.
Jumlah 103 atlet yang dikukuhkan untuk mengikuti Pelatda itu terdiri dari 31 atlet asal Bantul, 29 atlet dari Sleman, 19 atlet dari Kota Jogja, Kulon Progo 13 atlet dan, 11 atlet dari Gunung Kidul.
Ketua NPC DIY Hariyanto mengaku dengan telah dikukuhkan para atletnya itu. Maka, ia yakin saat Peparnas 2024 nanti, raihan emas dari kontingen DIY mampu meningkat dibanding Peparnas sebelumnya.
"Pada Peparnas 2021, kami menargetkan 15 medali emas dan bersyukur bisa meraih 22 medali emas. Kalau bicara target, target kami tahun 2024 di atas gelaran sebelumnya," ujarnya (11/3).
Menurut Hariyanto untuk bisa mewujudkan target itu. Maka semua komponen baik atlet, pelatih dan pengurus NPC DIY akan saling bahu-membahu untuk menyiapkan kontingen dengan sebaik mungkin selama pelatda.
Dan pada Peparnas tahun 2023 ini. NPC DIY akan mengikuti 10 cabang olahraga (cabor).
Jumlah itu meningkat dua cabor dari Peparnas Papua 2021 yang mana kontingen DIY hanya mengikuti delapan cabor saja.
"Kami berharap konsistensi dari teman-teman atlet dan pelatih terus bersinergi dalam mewujudkan target kami itu," tegas Hariyanto.
Disamping itu, Hariyanto menyampaikan dari 103 atlet yang ikut Pelatda itu. Terdapat dua atlet DIY yang akan berlaga di Paralympic Paris 2024.
Kedua atlet itu adalah Qonita Ikhtiar Syakuroh, atlet asal Kulon Progo pada cabor bulutangkis dan kemudian ada Teodora Audi, atlet asal Kota Jogja di cabor panahan.
Keikutsertaan dua atlet DIY di Paralympic Paris 2024 itu nanti akan menjadi sejarah bagi DIY.
Sebab, baru kali ini ada atlet dari DIY yang bisa berlaga di event sekelas Paralimpiade.
Sehingga Hariyanto juga berharap agar prestasi yang dicapai Qonita dan Audi mampu memacu semangat para atlet DIay lainnya untuk terus berjuang untuk mengharumkan nama DIY dan Indonesia di berbagai ajang.
"Kami juga bersyukur bahwa tercipta sejarah tidak hanya bagi NPC DIJ tapi Provinsi DIY. Yakni ada dua atlet untuk pertama kalinya masuk di Paralympic Paris pada Agustus nanti," ungkap Hariyanto.
Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Beny Suharsono yang hadir dalam pengukuhan para atlet itu di pendopo BPO DIY mengatakan dengan dikukuhkannya para atlet itu.
Pemprov DIY berharap agar NPC DIY bisa menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya untuk membimbing para atletnya.
"Selamat bertugas, dan jangan menganggap jabatan ini hanya sebagai status formlitas belaka tanpa adanya komitmen kerja nyata," tandasnya. (ayu)
Editor : Amin Surachmad