JOGJA - Ketua Umum Asosiasi Kota (Askot) PSSI Jogja Susanto Dwi Antoro menyatakan pihaknya telah meluluskan sebanyak 66 peserta kursus wasit futsal level 2 nasional.
Hal tersebut dilakukan karena Askot PSSI Jogja telah berkomitmen untuk ikut berperan dalam peningkatan kualitas olahraga futsal secara nasional.
Kursus wasit futsal level 2 nasional ini berlangsung sejak tenggal 5 sampai 9 Januari 2024.
Dengan selesainya kursus wasit tersebut pihak Askot PSSI Jogja berharap kepada seluruh peserta agar bisa mempraktikkan ilmu yang telah didapat ke daerah masing-masing.
"Ilmu yang didapat pada kursus kali ini, mari diterapkan dalam memimpin pertandingan di daerah masing-masing dengan baik," ujar Susanto (9/1).
Menurut Susanto, para peserta yang telah memilih untuk menjadi perangkat pertandingan futsal ini sudah sangat bagus.
Selain itu, ke depan ia juga berpesan agar program seperti ini perlu didorong untuk terus meningkatkannya.
"Ini sangat bagus. Saat ini PSSI tengah mendorong untuk membawa sepakbola dan futsal ini menjadi sebuah industri olahraga. Jadi, kami dorong terus teman-teman wasit ini bisa memimpin di level nasional hingga internasional," katanya.
Sementara, Ketua Panitia Kegiatan, Ari Santoso mengatakan, dari total 66 orang peserta yang berasal dari beberapa daerah di Indonesia.
Itu mulai dari semua wilayah di Pulau Jawa, Bali, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan.
Seluruhnya telah dinyatakan lulus. Mengingat kegiatan ini sudah mendapatkan rekomendasi dari PSSI Pusat yang suratnya ditandatangani Sekjen PSSI Yunus Nusi SE bernomor 5497/PGD/449/XII-2023 tertanggal 11 Desember 2023 lalu.
"Maka hasil kursus sudah sesuai dengan standarisasi PSSI," tegasnya.
Terlebih dalam kursus ini, instruktur yang memberikan materi teori dan praktek merupakan istruktur yang mendapat rekomendasi dari PSSI.
Para instruktur dalam kegiatan ini meliputi Juli Suratno dari Bandung dan Ikwan Budi Laksono dari Batu Malang sebagai instruktur teknik, dan Cholid Dalyanto asal Jogja sebagai instruktur kebugaran.
"Kami sangat bangga setelah menjalani pembekalan materi teori dan praktik bersama instruktur nasional, semua peserta dapat lulus," jelas Ari.
Sehingga, dari hasil tersebut, Ari berharap semua peserta yang mengikuti kursus ini bisa meningkatkan pengetahuan dan peraturan tentang futsal.
Sehingga kedepannya Indonesia akan memiliki wasit-wasit futsal yang sudah berlisensi dan bisa go international.
"Peningkatan pengetahuan atas peraturan pertandingan sangat penting bagi wasit. Semoga kursus ini bisa terus meningkatkan kualitas wasit di Jogja dan Indonesia secara keseluruhan," tandasnya. (ayu)
Editor : Amin Surachmad