JOGJA - National Paralympic Committee (NPC) DIY menggelar seleksi terbatas untuk atlet-atletnya yang masuk dalam pdmusatan latihan daerah (Pelatda) Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2024.
Program seleksi ini digelar untuk 10 cabang olahraga. Yakni, panahan, atletik, angkat berat, catur, judo blind, boccia, taekwondo, tenis kursi roda, tenis meja, dan bulutangkis.
Total atlet yang mengikuti sebanyak 132 orang. Terdiri dari 42 orang atlet Sleman, 39 atlet Bantul, 13 atlet Gunungkidul, 15 atlet Kulon Progo, dan 23 atlet Kota Jogjakarta.
Ketua NPC DIY Hariyanto mengatakan, seleksi ini adalah suatu langkah untuk menjaring atlet-atlet terbaik guna mencapai target yang dicanangkan di Peparnas mendatang.
"Seleksi diikuti para atlet yang sudah masuk Pelatda dan juga ada yang diikuti oleh beberapa atlet hasil pemantauan dari kejuaraan daerah maupun pemantaua lain. Sehingga betul-betul bisa menjaring atlet terbaik di DIY untuk masuk seleksi ini. Kami persiapkan untuk pelatda Peparnas Medan," ujarnya (6/1).
Seleksi yang dilakukan oleh NPC DIY digelar di beberapa tempat. Lapangan Kenari untuk cabang olahraga (cabor) panahan.
Kompleks Stadion Mandala Krida untuk cabor atletik dan angkat berat. Sementara untuk cabor catur digelar di Rotowijayan.
Judo blind di Dojo Sorowajan. Taekwondo di Gedung Juang. Tenis kursi roda di kompleks Stadion Sultan Agung Bantul.
Hariyanto menyebut l, saat ini belum ada target jumlah atlet yang akan masuk dalam pelatda.
Pihaknya masih melihat dari sisi kualitas para atlet terlebih dahulu. Utamanya untuk atlet yang berpotensi dan berpeluang untuk mendapatkan prestasi dan mendukung target NPC DIY.
"Kalau jumlah itu kami akan terbuka, tidak melihat jumlah dulu. Tapi, seberapa banyak teman-teman yang punya kans peluang untuk dapat prestasi. Sehingga nanti mendukung target kita di Peparnas," katanya. (ayu).
Editor : Amin Surachmad