Sempat Grogi, Fidela Felisiana Siswi MAN 1 Jogja Sabet Juara Tiga Karate Internasional
Wulan Yanuarwati• Jumat, 18 Agustus 2023 | 18:50 WIB
MEMBANGGAKAN : Siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Jogja Fidela Felisiana berhasil meraih juara tiga lomba Karate bertaraf Internasional di GOR Amongrogo pada 11-13 Agustus 2023.
JOGJA - Siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Jogja Fidela Felisiana berhasil meraih tempat ketiga lomba Karate bertaraf Internasional. Siswi kelas XI F ini berhasil menyisihkan lawan dari dalam dan luar negeri yang diselenggarakan di GOR Amongrogo pada 11-13 Agustus 2023 kemarin.
Siswi yang akrab dipanggil Felis itu mengaku sangat grogi saat mengikuti pertandingan tersebut. Namun berhasil dia atasi dengan baik melalui berbagai cara. Menurutnya, kondisi tersebut wajar terjadi kepada siapa saja.
“Saya yakin mau itu atlet, penyanyi, atau apa pun itu pasti pernah diposisi (grogi) yang sama. Dan aku belum bisa menangani itu dengan baik," ujarnya Jumat (18/8/2023).
"Tapi untuk mengurangi rasa grogi tersebut biasanya aku mendegarkan musik. Jadi saat pemanasan, aku wajib make airpods untuk mengurangi rasa nervousnya. Selain itu dzikir atau salawat juga mampu mengurangi rasa grogi," lanjutnya.
Felis mengaku sangat bahagia dan bersyukur atas capaiannya. Apalagi persiapan yang dilakukan tidak mudah, diperlukan kedisiplinan dan kegigihan yang tinggi. Latihan terus dilakukan secara konsisten, baik jika ada pertandingan atau tidak.
“Untuk jadwal latihan terhitung setiap hari, mau itu ada event atau tidak tetap setiap hari latihan, kecuali hari sabtu," ujarnya.
"Kalau ada mendekati event gitu biasanya baru ditampah, jadi sehari 2 kali. Jadi dalam seminggu itu kalau bisa 12 kali latihan agar maksimal,” lanjutnya.
Meskipun sudah meraih prestasi, Felis tidak lantas sombong dan berpuas diri. Semangat dan pantang menyerah terus dipupuk. Evaluasi akan dilakukan sehingga dapat menjadi bahan pembelajaran dalam menghadapi kompetisi selanjutnya.
“Dari evaluasi dan motivasi, saya bisa mencapai tujuan yang saya inginkan. Ditambah saya punya role model karate yang bisa aku contoh dalam dunia karate. Justru tujuan, evaluasi, motivasi, dan memiliki role model menambah semangat untuk mencapai tujuan yang kita mau,” jelasnya.
Dia berharap bisa memotivasi teman-temannya. Agar dapat terus berusaha dan berjuang, tidak hanya sebatas kompetisi dan lomba saja, namun aspek kehidupan lainnya.
“Intinya percaya proses, walaupun sering kali kamu mikir tidak mampu, padahal kalau kita usaha ya mampu-mampu saja, dan jangan pernah lupa untuk berdoa,” ujarnya. (lan/bah)