RADAR JOGJA - Tim Biliar Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) menargetkan meraih minimal dua medali emas dari delapan nomor pertandingan di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Biliar 2022. Ajang itu akan digelar di Puslatnas Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Wisma Indovision Jakarta Barat pada 2-8 Desember mendatang.
DIJ mengirimkan tujuh atletnya dalam ajang tersebut. Ketujuh atlet tersebut akan turun di nomor single bola 8 putra, single bola 9 putra dan putri, single bola 10 putra dan putri, single bola 15 putra, serta single snooker, dan single snooker 6 reds.
Tujuh atlet tersebut adalah para peraih medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 yakni Gebby Adi Wibawa Putra, Wisnu Eko Marsudi, Agus Deser Efendi, dan Widi Harsoyo.
Kemudian Iwan Aprianto, Lafitri Panca Wardani, dan Rissa Oktaviana. Mereka akan didampingi ofisial Ronny Handoko dan Andi Hirawan dari KONI DIJ."Tidak hanya melaksanakan Musda, kami juga menyiapkan tim untuk mengikuti kejurnas. Sebelumnya kami telah gelar seleksi, dan dari hasil seleksi ada tujuh atlet yang akan diberangkatkan," ujar Ketua Tim Caretaker Pengurus Daerah (Pengda) POBSI DIJ Pramana.
Perihal nama Gebby Adi Wibawa Putra yang masuk dalam skuad, Pramana mengatakan bahwa peraih medali emas PON 2021 itu dinilai masih berstatus sebagai atlet DIJ. Mengingat saat ini belum ada keputusan resmi tertulis yang menyatakan tentang keabsahan atlet telah melakukan mutasi ke daerah lain. Tahapan proses mutasi sendiri diketahui telah berakhir pada 9 September 2022.
Tepat dua tahun sebelum pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumatra Utara (Sumut) 2024 digelar. "Semoga bisa memberikan hasil terbaik untuk DIJ karena ini sebagai syarat untuk mengikuti Babak Kualifikasi PON.
Harapannya kita bisa meloloskan banyak atlet dan medali emas, tunjukkan tidak hanya di nomor snooker saja," kata pria yang juga menjabat Wakil Ketua II KONI DIJ itu.
Sementara itu, Ketua Umum KONI DIJ Djoko Pekik Irianto memotivasi para atlet untuk dapat mengerahkan kemampuan terbaiknya guna meraih prestasi terbaik di Kejurnas Biliar 2022. Sebab ajang ini merupakan langkah menuju Babak Kualifikasi Cabor PON 2023 dan PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Di sisi lain, keikutsertaan atlet di kejurnas ini diharapkan menjadi kesempatan untuk dapat membaca kekuatan lawan maupun diri sendiri. Serta sebagai tolak ukur menuju ajang olahraga multievent tertinggi di Indonesia. Pada PON 2021 lalu, tim biliar DIJ yang mengirimkan enam atlet memperoleh satu medali emas dan tiga medali perunggu. "Fokus dan tampilkan yang terbaik, semoga bisa meraih emas di PON mendatang. Yang tentu saja perlu usaha keras dari kita semua," harap Djoko. (cr5/din)
Editor : Editor Content