Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

MU FC Berganti Nama menjadi Nusantara United FC

Editor Content • Rabu, 1 Juni 2022 | 20:06 WIB
PEMBINAAN : Launching tim Mataram Utama FC beberapa waktu lalu. Sejak awal tujuan didirikannya MU FC memang berfokus pada pembinaan.(Radar Jogja File)
PEMBINAAN : Launching tim Mataram Utama FC beberapa waktu lalu. Sejak awal tujuan didirikannya MU FC memang berfokus pada pembinaan.(Radar Jogja File)
RADAR JOGJA - Mataram Utama FC (MU FC) resmi berganti nama menjadi Nusantara United FC. Pergantian nama disahkan dalam kongres tahunan PSSI di Hotel Trans Luxury, Bandung, Jawa Barat, Minggu (30/5).

Presiden MU FC Desy Arfianto menjelaskan alasan perubahan nama tersebut. Desy berujar, pergantian nama tak lepas dari masuknya investor anyar untuk mengarungi Liga 2 musim depan. "Di akhir kemarin, Alhamdulillah kami dapat investor untuk bisa mengelola klub ini di Liga 2. Kami berembuk dengan masuknya investor akhinya terjadi tapi dengan salah satu persyaratan perubahan nama untuk tim Liga 2," ujar Desy Selasa (31/5).

Nama Nusantara United FC akan digunakan untuk kompetisi Liga 2 mendatang. Termasuk dalam hal pengelolaan tim juga diserahkan kepada investor baru. "Kita serahkan tim di Liga 2 ini kepada investor tersebut. Dan MU kembali ke khittah untuk pembinaan usia muda di Jogjakarta," katanya.

Lebih lanjut, Desi berujar sejak awal tujuan didirikannya MU FC memang berfokus pada pembinaan. Sedangkan tim MU FC yang saat ini promosi ke Liga 2 adalah bukti pencapaian dari metode pembelajaran dan role model pembinaan. "Akhirnya kita buat dan Alhamdulillah berhasil menjadi juara di regional Jogja. Kemudian dapat kesempatan berlaga ditingkat nasional," paparnya.

Dari situ, kiprah tim yang dibentuk pada Juni 2021 itu terus berlanjut. Kemenangan demi kemenangan diraih hingga akhirnya berhasil lolos ke semifinal Liga 3 nasional. "Dari permainan bisa dinikmati, ini membuktikan bahwa metode latihan berjalan dengan baik. Kebetulan berjalan terus dan akhirnya ya itu tadi bisa ke Liga 2," tambah dia.

Karena terlanjur lolos ke Liga 2, tentu MU FC harus dikelola secara profesional. Sehingga sokongan dana yang dibutuhkan juga tidak sedikit. Terlebih lagi, tim yang masih seumur jagung ini belum memiliki basis suporter besar semacam PSIM Jogja atau PSS Sleman.

"Dari finansial dan infrastruktur masih belum terpenuhi. Ada lima komponen yang harus terpenuhi bagi klub profesional. Nah kami belum mampu, walau untuk kepelatihan secara administrasi sudah," beber Desy.

Sementara disinggung siapa sosok investor baru tersebut Desy enggan membeberkan. Termasuk home base Nusantara United FC musim depan, dia belum mau mengungkap. Hanya, info yang beredar tim ini bakal bermarkas di Boyolali, Jawa Tengah.

Sementara itu, Direktur Utama PT Mataram Utama Perkasa Janu Riyanto mengatakan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Sebab, sampai saat ini belum ada pertemuan lagi untuk membahas detail antara investor dan para pemegang saham. “Untuk di mana berkandang nanti, saat ini belum ditentukan, masih digodog lebih jauh, begitu pula dengan tim teknis. Saat ini kami berkoordinasi lebih jauh dengan investor,” terang Janu.

Saat ini, kata Janu, MU FC tetap akan berfokus pada pembinaan usia muda di Jogjakarta. Pembinaan kelompok usia akan terus dijalankan dengan semaksimal mungkin di bawah direktur teknik Erwan Hendarwanto. “Pembinaan usia muda di Jogja akan terus berjalan sampai saat ini juga ke depan. Untuk Liga 2 kami percayakan sepenuhnya pada investor untuk menjalankan,” pungkasnya.

Adapun dalam kongres tahunan PSSI 2022 total ada 23 klub dari Liga 1,2, dan 3 yang mengajukan pergantian nama. Dari Liga 1 ada Martapura Dewa United FC, Borneo FC, PS Tira Persikabo, dan RANS Cilegon FC. Sementara Liga 2 ada Putra Safin Grup (PSG) Pati, Putra Jombang dan MU FC. (ard/din) Editor : Editor Content
#Mataram Utama FC #MU FC #Sport