Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pesilat Jogja Firdhana Wahyu Raih Perunggu

Editor Content • Selasa, 17 Mei 2022 | 18:09 WIB
Photo
Photo
RADAR JOGJA - Pesilat andalan Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) Firdhana Wahyu Putra berhasil menyumbangkan medali perunggu di ajang SEA Games XXXI Hanoi Vietnam 2021. Sekeping perunggu dia dapat usai takluk 43-63 dari wakil Thailand Saranon Glompan dalam partai semifinal kelas J putra 95 Kg di Bac Tu Liem Sport Center, Hanoi, Minggu (15/5).

Kendati gagal mempersembahkan medali emas bagi Indonesia, Firdhana tetap bersyukur dengan hasil yang didapat. Apalagi, ini adalah SEA Games perdananya. "Hasil ini patut disyukuri walau memang target secara pribadi itu medali emas. Bersyukur karena kekuatan pencak silat di Asia Tenggara cukup merata," ujar Firdhana saat dihubungi Jawa Pos Radar Jogja kemarin (16/5).

Atlet 28 tahun itu mengatakan, banyak pesilat di sejumlah negara yang dasar beladirinya bukan dari pencak silat. Thailand, misalnya. Secara teknis, atlet Negeri Gajah Putih itu berasal dari Muay Thai hingga tinju yang ditransfer ke pencak silat. "Intinya saat ini kekuatan di semua negara hampir berimbang di wilayah Asia Tenggara. Terlebih di kelasku Thailand orang-orangnya baru terus," kata alumnus UNY jurusan Ilmu Keolahragaan itu.

Yang pasti, pesilat kelahiran 1 Maret 1994 itu merasa senang dan bangga bisa mewakili Merah Putih di multievent paling bergengsi di Asia Tenggara itu. Terlebih, cabor pencak silat tidak selalu dipertandingkan di setiap edisi SEA Games. "Di SEA Games nomor yang dipertandingkan manut tuan rumah jadi tidak full kelas, kadang hanya kelas berat dan sedang," jelasnya.

Firdhan bahkan menyebut, SEA Games kali ini adalah event langka. Karena di kelasnya sendiri memang sangat jarang dipertandingkan dalam SEA Games. "Bahkan di SEA Games Kamboja nanti pencak silat masih dipertanyakan karena Kamboja tidak ada atletnya," tambah dia.

Pada babak penyisihan, Firdhana berada satu pool dengan wakil Filipina Stephen Suazo dan Thailand Saranon Glompan. Di pertandingan pertama fase ini, pesilat asal Bantul itu sukses menumbangkan Stephen Suazo dengan skor 70-40. Sayang, di partai berikutnya Firdhana harus rela mengakui keunggulan pesilat Thailand.

Adapun medali emas diraih Sheik Farhan Bin Sheik Alau'ddin asal Singapura. Kemudian perak disabet Thailand. Sementara medali perunggu lainnya didapat Muhammad Robial Bin Sobri dari Malaysia.

Pada SEA Games ini, tim pencak silat Indonesia total mengumpulkan satu medali emas dan empat perak. Medali emas dari nomor pasangan seni putri Riska Hermawan dan Ririn Rinasih, lalu satu perak dari Puspa Arum Sari di nomor seni tunggal putri.

Sedangkan tiga perak lainnya disumbangkan M Khoiruddin Mustakim di kelas B putra 50-55 Kg, Muhamad Yachser Arafa di kelas C putra 55-60 Kg, dan Ronaldo Neno di kelas H 80-85 Kg. (ard/din) Editor : Editor Content
#SEA Games XXXI