Tidak hanya itu. Satu-satunya wakil Jogjakarta di IBL itu juga didukung beragam sponsor mentereng. Relasi BPJ dengan sponsor pun tidak sekadar bisnis. "Kami satu visi dan misi. Kami sama-sama ingin membawa nama Jogja lebih tinggi lagi,” ujar Presiden Klub Indra Prawita Alam saat ngobrol santai dengan wartawan di Indraloka Cafe kemarin sore (7/1).
Adapun beragam sponsor yang mendukung kiprah BPJ di IBL musim ini antara lain; DNA Pro Akademi, Bossman, Mr.Cuanisasi, Gudeg Yu Djum 176, Hotel Five Two Jogjakarta, Bank BPD DIJ, Gudang Digital Indonesia, dan UKDW. Hadirnya beragam sponsor tersebut diharapkan makin membuat BPJ semakin Perkasa. "Yang pasti kepercayaan sponsor menambah motivasi kami untuk memberikan yang terbaik bagi Jogjakarta,” kata Owner DNA BPJ Edy Wibowo.
Saat ini, BPJ diperkuat 13 pemain. Mereka adalah Azzaryan Pradhitya, Ali Mustofa, David Simeon, Restu Dwi Purnomo, Febri Utomo, Indra Muhammad, Samuel Devin, Avin Kurniawan, Ferdian Ravanelli, dan Yanuar Dwi Priasmoro. Serta rekrutan anyar David Atkinson, Troy Steward, Valentinus Michael, dan Ikram Fadhil.
IBL 2022 rencananya bakal dimulai pada 15 Januari mendatang. Untuk mematangkan persiapan, BPJ usai menggelar scrimmage game atau latih tanding di Jakarta selama lima hari. Latih tanding penting untuk mengukur hasil latihan tim sejauh ini.
Pada IBL musim ini, BPJ tergabung di Grup Merah. Mereka bakal bertarung melawan Satria Muda, West Bandits, Pacific Caesar, Satya Wacana Salatiga, Tangerang Hawks, Bumi Borneo, dan Indonesia Patriots. Sementara Grup Putih dihuni oleh Dewa United Surabaya, Pelita Jaya, Prawira Bandung, Bali United, Hangtuah Jakarta, NSH Gold Mountain, RANS PIK Basketball, dan Evos Basketball Bogor. (ard/bah)
Editor : Editor Content