Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Putu Gede Ingin PSS Sleman Tampil Militan

Editor Content • Selasa, 21 Desember 2021 | 16:35 WIB
Direktur Utama PSS Marco Gracia Paulo.(ANA R.DEWI/RADAR JOGJA)
Direktur Utama PSS Marco Gracia Paulo.(ANA R.DEWI/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Tidak butuh waktu lama bagi PSS Sleman untuk mencari sosok pengganti Dejan Antonic di kursi kepelatihan. Senin (20/12) manajemen klub berjuluk Super Elang Jawa itu resmi memperkenalkan I Putu Gede Swi Santoso sebagai head coach baru. Mantan pelatih Persekat Tegal itu ditemani Guntur Cahyo Utomo dan Lukman Afif sebagai asisten pelatih.

Usai diperkenalkan ke publik Sleman, sore harinya Putu Gede langsung memimpin latihan perdana PSS di Yogyakarta Independent School (YIS), Sleman. Pemain diberi menu latihan ringan. Seperti ball possesion dan transisi, juga adaptasi pengenalan gaya permainan PSS ke depan.

Pelatih 48 tahun itu juga siap memenuhi target yang dibebankan manajemen Super Elja. Yakni finish di papan atas Liga 1, juga harus memenangkan setiap pertandingan, utamanya laga kandang. Dia pun siap dengan tekanan dari Sleman Fans.

“Suporter PSS kan sangat kompak, saya mau bawa ke dalam tim spirit ini sehingga para pemain bisa tampil militan," paparnya saat ditemui Radar Jogja usai latihan kemarin.

Latihan diikuti 23 pemain. Sementara beberapa di antaranya absen. Sebut saja Irfan Jaya yang memperkuat Timnas di ajang Piala AFF 2020. Kemudian, Ega Rizky Pramana dan Saddam Emiruddin Gaffar masih dalam tahap recovery karena cedera.

"Alhamdulillah latihan pertama berjalan cukup lumayan cuma tadi kendala hujan tapi over all senang. Senangnya itu mereka lakukan dengan kemauan dan motivasi," kata Putu Gede.

Mantan gelandang Timnas Indonesia itu mengatakan, alasan menerima tawaran PSS tak lepas dari sejarah, kultur, serta gaya permainan klub kebanggaan Slemania dan BCS itu. Selain itu, Putu Gede juga senang dengan suasana Sleman. Sehingga, begitu ada tawaran datang dari PSS, tanpa berpikir panjang ia langsung menerimanya. "Itu saya mengorbankan ada satu tawaran dari Liga 1 juga. Sleman itu last minute ya," ujarnya.

Disinggung soal rencana mendatangkan pemain anyar, Putu Gede berujar bahwa dirinya tertarik merekrut pemain berposisi kiper. Satu kiper bidikan tersebut adalah mantan anak asuhnya di Persekat.

"Sementara sudah ada dua pemain yang trial dan rencana rekrut kiper karena Ega cedera. Ya tapi lihat ke depan," jelasnya. "Pemain lokal juga kami lihat potensinya, termasuk akademi karena di Sleman potensi banyak," tambah Putu Gede.

Di sisi lain, untuk mematangkan persiapan jelang bergulirnya putaran kedua, Laskar Sembada -julukan lain PSS- berencana menggelar uji coba pada Rabu atau Kamis mendatang. Lawan yang dihadapi yakni tim lokal DIJ. Menurut Putu Gede, uji coba penting sebagai bahan evaluasi Bagus Nirwanto cs.

Adanya pelatih baru disambut positif oleh penggawa Super Elja. Mereka berharap PSS bisa semakin baik lagi di putaran kedua nanti. Salah satunya diungkapkan bek PSS Derry Rachman Noor.

"Latihan perdana alhamdulillah sangat senang karena juga bisa berkumpul lagi dengan teman-teman. Materi yang diberi pelatih karena masih pertama jadi temponya belum tinggi," terang Derry. (ard/pra) Editor : Editor Content
#Super Elang Jawa #PSS Sleman #jogja sport #putu gede #BRI Liga 1 2021