Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tuntaskan dengan Kemenangan

Editor Content • Sabtu, 11 Desember 2021 | 19:51 WIB
Photo
Photo
RADAR JOGJA - Pekan ke-17 series 3 akan menjadi laga penutup putaran pertama BRI Liga 1 2021/2022. Pada laga pamungkas ini, PSS Sleman bakal menghadapi Persela Lamongan di Stadion Manahan, Solo, sore ini. Poin penuh dibidik klub berjuluk Super Elang Jawa itu.

Ya, kemenangan bukan hanya penting untuk meningkatkan kepercayaan diri para pemain. Namun, juga untuk mendongkrak posisi Super Elja di tabel klasemen. Sebab, sampai saat ini PSS belum juga beranjak dari papan tengah klasemen Liga 1. Mereka menempati peringkat 11 dengan koleksi 20 angka. Sementara Persela berada empat setrip di bawah PSS dengan raihan 13 poin.

Meski bakal menghadapi lawan yang ada di bawahnya, PSS pantang meremehkan. Sebab, bukan berarti Persela tak bisa menyulitkan PSS. Rentetan hasil minor yang didapat diprediksi bakal menyulut semangat mereka untuk bangkit. Hal tersebut disadari betul oleh pelatih PSS Dejan Antonic. "Game terakhir putaran pertama kami harus fokus. Kami lawan satu tim di bawah, tapi kami harus hati-hati dan semoga mendapat tiga poin," ujar Dejan dalam konferensi pers virtual Jumat siang (10/12).

Pada laga nanti, PSS dipastikan tidak diperkuat sejumlah pemain. Fandry Imbiri dan Mario Maslac harus absen lantaran terkena akumulasi kartu kuning. Sedangkan Irkham Mila dan Jefri Kurniawan mengalami cedera. "Derry Rachman masih 50:50 badannya panas dan Saddam Gaffar sudah lama tidak gabung. Semoga semua mengerti kondisi yang kami alami karena ini bukan alasan," katanya.

Absennya sejumlah pilar menjadi pekerjaan rumah bagi jajaran pelatih PSS. Mereka harus memutar otak meracik formula tepat di laga kontra Laskar Joko Tingkir -julukan Persela. "Kondisi pemain di game terakhir kami tidak istimewa karena cedera. Di game nanti ada beberapa pemain mungkin harus main posisi yang tidak murni. Tapi saya percaya mereka yang main mau kasih maksimum," tandasnya.

Selain itu, Dejan juga mengisyaratkan bakal memberi kesempatan pemain muda unjuk gigi. "Pasti pemain muda ada di cadangan karena kami kurang pemain dicadangkan. Semoga kalau ada kesempatan main. Saya senang dan paling penting pemain muda bisa belajar sama pemain senior," paparnya.

Pelatih berlisensi UEFA Pro itu berharap siapapun yang diturunkan dapat memberikan yang terbaik di lapangan.

Yang pasti, Dejan ingin laga penutup putaran pertama Liga 1 2021 berakhir dengan manis. Terlebih, persiapan tim kurang lebih sepekan ini berjalan cukup lancar. Bagus Nirwanto cs disebut Dejan dalam kondisi siap tempur.

Sementara itu, bek PSS Asyraq Gufron menyatakan, timnya siap tampil habis-habisan untuk merebut tiga angka. Meski tidak berkekuatan penuh, Gufron yakin Super Elja dapat menuntaskan putaran pertama dengan kemenangan. "Kondisi tim Alhamdulillah bagus meski ada beberapa teman-teman tidak bisa main karena akumulasi dan cedera. Tapi semoga laga besok (hari ini, Red) PSS bisa meraih tiga poin dan menutup putaran pertama dengan hasil bagus," harap pemain 25 tahun itu. (ard/din) Editor : Editor Content
#Super Elang Jawa #PSS Sleman #jogja sport #BRI Liga 1