Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Super Elja Berburu Striker

Editor Content • Rabu, 1 Desember 2021 | 16:50 WIB
(Media officer pss untuk radar jogja)
(Media officer pss untuk radar jogja)
RADAR JOGJA - Jendela transfer paruh musim BRI Liga 1 2021/2022 akan dibuka pada 15 Desember-12 Januari 2022 mendatang. Sejumlah klub pun mulai ancang-ancang untuk mendatangkan pemain baru. Tak terkecuali PSS Sleman.

Rencana bongkar pasang skuad diungkapkan pelatih PSS Dejan Antonic. Pelatih asal Serbia itu mengisyaratkan bakal mendatangkan pemain, utamanya berposisi sebagai striker. Penambahan itu tak lepas dari minimnya penyerang yang dimiliki Super Elang Jawa -julukan PSS. "Pasti kami bawa pemain yang baru. Semoga nanti kami dapat pemain yang bisa bantu kita karena setiap Minggu kita harus survive di liga yang ini," ujar Dejan.

Pernyataan Dejan tersebut merespons hasil minor yang didapat PSS di Liga 1 2021. Ya, Super Elja baru saja menelan kekalahan tipis 0-1 dari Persita Tangerang (28/11). Dari kekalahan itu, mantan pelatih Madura United itu melihat masih ada kekurangan di dalam tim. Sebab, saat meladeni Persita, tim berlogo Candi itu memang bermain sangat buruk.

Selain itu, absennya striker asing Nemanja Kojic karena akumulasi kartu kuning benar-benar meninggalkan lubang di lini depan PSS. Memang, saat ini ada Saddam Emiruddin Gaffar dan Hokky Caraka yang bisa dijadikan opsi. Namun, Saddam mengalami cedera dan harus menepi sampai tahun depan. Sementara Hokky akan bergabung dengan Garuda Select Jilid IV pada Desember ini.

"Kami butuh striker. Lawan Persita kita tidak ada penyerang dan kita harus kasih Juninho main false nine karena kita tidak ada solusi," katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PSS Andy Wardhana memastikan, bakal ada perombakan pemain di bursa transfer nanti. Terlebih, sebagian besar kontrak pemain PSS akan habis pada Desember ini. Sebut saja bek asing Mario Maslac dan winger Irfan Jaya. "Sebenarnya pas berakhirnya kompetisi kontrak habis, cuma disitu ada juga yang Desember. Itu kontraknya bisa dua sisi," papar Andy Selasa (30/11).

Pria asal Jakarta itu menyatakan, setidaknya ada sekitar 60 persen pemain yang dipertahankan. Yang jelas, lanjut andy, pemain yang masih bisa diandalkan bakal dikontrak jangka panjang.

"Jadi soal pemain yang kami pertahankan perform atau nggak lihatnya harus seimbang. Ada pemain yang nggak istimewa dan jam terbangnya belum terlalu tinggi tapi kalau dia main dengan hati kan beda. Ada juga yang skill bagus tapi main setengah hati kan susah," tandasnya.

Di sisi lain, kompetisi liga terelit di Indonesia itu akan di stop sementara selama perhelatan Piala AFF 2021 yang berlangsung, 5 Desember-1 Januari 2022 di Singapura. Series 3 Liga 1 yang awalnya berakhir 24 Desember, dimajukan menjadi 14 Desember 2021. Itu artinya series ketiga hanya berlangsung sampai pekan ke-17 saja.

Selain kepentingan timnas Indonesia, kebijakan tersebut diambil PT Liga Indonesia Baru (LIB) merujuk instruksi pemerintah tentang penanggulangan pandemi Covid-19 jelang libur natal dan tahun baru (Nataru). (ard/bah)

  Editor : Editor Content
#Super Elang Jawa #PSS Sleman #jogja sport #BRI Liga 1