Setelah 72 hari terpisah, kerinduan itu terbayar. Ya, Sleman fans akhirnya bisa bertemu dan meluapkan kerinduan kepada tim pujaannya. Saking senangnya, ribuan suporter bahkan turut mengiringi rombongan bus tim sejak dari perbatasan Sleman-Klaten. Atau tepatnya di daerah wisata Candi Prambanan.
Para suporter bersuka cita. Mereka mengawal dan menyanyikan chants dengan membawa bendera kebesaran PSS di sepanjang jalan menuju Rumah Dinas Bupati Sleman. Raut kegembiraan terpancar jelas di wajah kelompok suporter PSS. Slemania dan Brigata Curva Sud (BCS).
Sesampainya di Pendopo Parasamya Pemkab Sleman, tim disambut oleh Bupati Kustini Sri Purnomo, Wakil Bupati Danang Maharsa, dan stakeholder sepak bola Sleman. “Alhamdulillah saya ucapkan selamat datang, saya senang akhirnya PSS pulang. Ini harapan suporter untuk pulang. Jadi pertemuan ini sebagai tombo kangen. Semoga PSS bisa meraih hasil terbaik,” kata Kustini.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama (Dirut) PSS Andy Wardhana menyampaikan banyak terima kasih atas sambutan luar biasa dari Sleman fans. Ia menyebut, penyambutan tersebut adalah bukti cinta suporter kepada Super Elja. “Hari ini (kemarin, Red) sesuai janji saya. Tanggal 8 November saya bawa pulang tim ke Sleman,” ujarnya.
Pria yang juga kolektor vespa antik itu berharap ke depan antara PSS, stakeholder, suporter, serta jajaran Pemkab dapat menjalin komunikasi yang lebih baik lagi. Sehingga bisa bersama-sama membangun dan membawa tim kebanggaan wong Sleman ini terbang lebih tinggi. Berprestasi tidak hanya di tingkat nasional, tapi juga internasional.
“Saya berharap dukungan, doa dan energi positif dari teman-teman suporter terhadap klub agar kita makin berprestasi," paparnya.
Kegembiraan juga dirasakan Kapten PSS Bagus Nirwanto. Bek kelahiran Sidoarjo, Jawa Timur, itu senang dan bersyukur tim akhirnya kembali ke Sleman. Setelah sebelumnya pada 29 Oktober lalu PSS gagal pulang. Bagus juga berterimakasih kepada Sleman fans atas sambutan yang diberikan. “Semoga ke depan PSS lebih baik lagi dan bisa membanggakan Sleman. Pesan dari anak-anak, terima kasih kepada bupati untuk tambahan bonus,” ucap Bagus.
Hal senada disampaikan Pelatih PSS Dejan Antonic. Kepulangan kemarin disebutnya sebagai awal yang baik. Sekaligus jadi suntikan motivasi tim jelang bergulirnya series tiga Liga 1 nanti. “Kami semua senang, karena bisa ketemu sama teman-teman suporter dan keluarga,” terang pelatih asal Serbia itu.
Pada rombongan kemarin, ada tiga pemain yang tak terlihat batang hidungnya. Mereka adalah Mario Maslac, Arthur Irawan, dan Irfan Jaya. Lantas, ke mana ketiga pemain itu berada? “Irfan gabung Timnas dan Mario pulang ke Serbia, karena istrinya baru melahirkan. Kalau Arthur, saya tidak tahu,” jelas Dejan.
Sebelumnya, PSS usai memetik kemenangan 3-2 atas Persikabo 1973 pada laga pemungkas series 2, Minggu malam (7/11). Hari ini (9/11) manajemen PSS memutuskan meliburkan aktivitas latihan selama tiga hari. Super Elja dijadwalkan kembali berlatih di Sleman, Kamis sore (11/11). (ard/laz) Editor : Editor Content