Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Honda DBL Jogja Segera Lakukan Koordinasi

Editor Content • Rabu, 8 September 2021 | 14:28 WIB
LAMPU HIJAU : Azrul Ananda saat audiensi dengan Luhut Binsar Panjaitan selaku Koordinator PPKM Darurat untuk Pulau Jawa dan Bali.(ISTIMEWA)
LAMPU HIJAU : Azrul Ananda saat audiensi dengan Luhut Binsar Panjaitan selaku Koordinator PPKM Darurat untuk Pulau Jawa dan Bali.(ISTIMEWA)
RADAR JOGJA - Kompetisi basket pelajar SMA terbesar di Indonesia, Honda DBL untuk wilayah DI Jogjakarta dan Jawa Tengah pada musim 2021-2022 berpeluang digelar. Meskipun kepastiannya belum diputuskan.

Koordinator dan Penanggungjawab Honda DBL wilayah DI Jogjakarta dan Jawa Tengah Berchman Heroe menjelaskan, pihaknya menunggu keputusan lanjutan dari penyelenggaraan di Jakarta dan Surabaya dulu. Tapi setidaknya, Luhut Panjaitan selaku Koordinator PPKM Darurat untuk Pulau Jawa dan Bali, Menpora, dan Kemenkes sudah memberikan lampu hijau dengan rambu rambu ketat. “Itu sudah menjadi kabar baik dan sinyal bagi para pebasket sekolah, terutama pelajar SMA untuk mempersiapkan diri, ‘’ ujarnya.

General Manager DBL Indonesia Branch Jateng DIJ ini menambahkan, untuk penyelenggaraan di DI Jogjakarta dan Jawa Tengah, pihaknya masih akan melakukan koordinasi terlebih dulu dengan pemerintah daerah setempat.

Demikian menyusul lampu hijau yang diberikan pemerintah pusat untuk penyelenggaraan event yang sudah banyak dinantikan para pelajar SMA tersebut. Untuk itu PT DBL Indonesia selaku penyelenggara, bersama PP Perbasi selaku federasi, diminta untuk memulai persiapan dari sekarang, agar semua siap Oktober nanti.

PP Perbasi dan PT DBL Indonesia sebelumnya melakukan pemaparan secara marathon kepada Menteri Luhut Panjaitan, kepada Menpora Zainudin Amali, juga Kemenkes.

Protokol kesehatan ketat selama seri Nusa Tenggara Barat dan Sumatera Selatan pada Februari dan Maret 2021 lalu menjadi pijakan untuk pelaksanaan lanjutan Honda DBL. Namun, pemerintah meminta prokes itu disempurnakan lagi. Demikian sejalan dengan perubahan kondisi penyebaran Covid-19.

”Kami meminta DBL diselenggarakan dengan protokol yang lebih ketat lagi,” kata Plt. Dirjen Kesehatan Masyarakat drg. Kartini Rustandi dalam rapat koordinasi teknis secara online Minggu (5/9). ”Kalau sebelumnya swab antigen, ke depan harus PCR,” lanjutnya.

Tidak hanya PCR, pemerintah juga menambahkan syarat vaksin Covid-19 dua kali untuk seluruh peserta Honda DBL. Baik pemain, wasit, maupun perangkat pertandingan.”Aplikasi Peduli Lindungi juga akan berperan di sini, memastikan keamanan DBL,” kata Dokter Kartini.

Terkait status PPKM, pemerintah mengarahkan agar Honda DBL 2021-2022 diselenggarakan di kota yang sudah masuk level 2 atau 3. Jakarta dan Surabaya dinilai paling memungkinkan untuk menjadi kota penyelenggara pertama Honda DBL di era PPKM ini. Dari penyelenggaraan di dua kota itu, akan dilakukan evaluasi sebagai pijakan penyelenggaraan di kota-kota lain.
”Agar teman-teman DBL bisa mempersiapkan pendaftaran dan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk kejuaraan dengan prokes ketat, maka kita sepakat event di Jakarta dan Surabaya diselenggarakan Oktober nanti. Tentu kita akan berdiskusi lagi, untuk persiapan akhirnya nanti bagaimana,” jelas Kartini.

Azrul Ananda, founder dan CEO DBL Indonesia, siap menjalankan arahan pemerintah. ”Sejak awal kami ingin pelaksanaan Honda DBL menjadi bagian dalam sosialisasi protokol kesehatan. Kini, bisa ditingkatkan lagi dalam kampanye pelaksanaan vaksinasi,” lanjutnya.
Azrul mengajak seluruh siswa SMA yang menjadi peserta Honda DBL untuk bersiap-siap. Baik latihan tim maupun melengkapi persyaratan vaksin.

Sekjen PP Perbasi Nirmala Dewi menambahkan, pelaksanaan Honda DBL bisa menjadi contoh dalam pelaksanaan event olahraga amatir lain. Baik itu kejurnas dan kejurda basket, maupun cabang-cabang olahraga lain.(din) Editor : Editor Content
#PPKM Darura #DI Jogjakarta #Honda DBL #Jogjakarta