Kejuaraan yang digagas Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sleman ini digelar pada Minggu (7/3) di Stadion Tridadi, Sleman. Diikuti sebanyak 23 klub dari DIJ-Jateng, dengan total lebih dari 300 peserta.
Peserta lomba berasal dari pelajar SD hingga SMA. Mempertandingkan beberapa nomor. Di antaranya lari 60, 80, 400, 800, 1000, 1500 meter putra/putri, tolak peluru, lompat jauh, lempar cakram, lempar lembing, dan estafet 4 x 400 m.
Karena pandemi, kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore itu diberlakukan dengan protokol kesehatan ketat. Ketua Umum Pengkab PASI Sleman Aris Priyanto mengatakan, kejuaraan berjalan lancar meski digelar dengan keterbatasan karena Covid-19. "Antusiasme peserta cukup tinggi. Pertandingan berlangsung sukses, dengan protokol kesehatan juga berjalan dengan baik," kata Aris di sela kejuaraan.
Yang pasti, PASI Sleman berterimakasih kepada semua tim yang telah hadir berpartisipasi dalam kejuaraan invitasi atletik pelajar. Aris berharap ke depan kejuaraan tersebut bisa jadi ajang tahunan PASI Sleman. Sehingga harapannya akan banyak lagi melahirkan atlet-atlet berprestasi. "Anak-anak kita sebagai tunas bangsa kedepan semoga bisa menjadi atlet-atlet nasional. Kami berharap Insyaallah tahun depan bertemu lagi di Sleman dengan suasana yang lebih baik," ucap Aris.
Salah satu pelari asal Sleman Mutiara Oktarani Nurul Al-Pasha mengaku senang dapat ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Apalagi, Pasha sapaannya, berhasil menggondol tiga emas sekaligus. Masing-masing di nomor lari 1000 dan 1500 m, serta estafet 4 x 400 m.
"Tentunya senang bisa ikut lomba dan dapat emas. Semoga di event-event selanjutnya saya bisa lebih baik lagi," ujar Pasha. (ard/yog) Editor : Editor Content