Salah satu atlet Puslatda voli pasir DIJ Ilham Akbar berharap PON kali ini tidak mengalami penundaan seperti tahun lalu. Sebab, dia tak ingin semua program latihan yang selama ini sudah dijalankan menjadi sia-sia. “Semoga PON benar-benar sesuai jadwal. Intinya saya siap berjuang di Papua,” ujarnya. Terlebih PON nanti menjadi PON pertamanya.
Yang pasti, dengan berbagai persiapan yang sudah dijalankan selama ini, Ilham yakin kontingen DIJ dapat memetik hasil maksimal di ajang multievent empat tahunan itu. Di gelaran PON, peraih medali perunggu Pra-PON 2019 itu membidik target tinggi. Yakni, mempersembahkan emas untuk Kota Gudeg. “Ya, tentunya harapan saya juga tim voli pasir DIJ bisa mempertahankan medali emas dan bisa masuk final semua,” tekadnya.
Sama seperti Ilham, Maria Dwiningtyas juga bertekad mempersembahkan hasil terbaik di Papua nanti. Yang jelas dirinya siap berjuang keras agar target medali emas yang dicanangkan KONI DIJ bisa terpenuhi. “Dari latihan selama ini mudah-mudahan dapat hasil yang diharapkan. Di Januari ini dari pelatih memberitahukan akan masuk dalam persiapan umum dan pembetulan tim serta kondisi fisik kami,” bebernya.
Dikatakan, harapan tim pelatih di tahun 2021 semoga menjadi lebih kuat dan lebih kompak dalam membidik target medali karena sasaran semakin dekat waktunya. “Kami akan lebih fokus lagi dalam berlatih,” tambah Dian Putra Santosa.
Sebagai informasi, saat ini ada 141 atlet dan 54 pelatih tergabung dalam puslatda PON DIJ. Mereka terbagi dalam 19 cabor yang ditargetkan mendapatkan 11 medali emas dalam PON Papua itu. (ard/laz) Editor : Editor Content