Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Super Elja Libur hingga 30 Maret

Editor Content • Sabtu, 21 Maret 2020 | 18:01 WIB
SAATNYA BERBENAH: Kendaraan melintas di kawasan Maguwoharjo International Stadium, Depok, Sleman, kemarin (20/3). Ditundanya Liga 1 akibat penyebaran virus korona dimanfaatkan untuk perawatan stadion. ( Elang Kharisma Dewangga/Radar Jogja  )
SAATNYA BERBENAH: Kendaraan melintas di kawasan Maguwoharjo International Stadium, Depok, Sleman, kemarin (20/3). Ditundanya Liga 1 akibat penyebaran virus korona dimanfaatkan untuk perawatan stadion. ( Elang Kharisma Dewangga/Radar Jogja )
RADAR JOGJA - Manajemen PSS Sleman memutuskan meliburkan skuadnya sejak 20 Maret lalu hingga 30 Maret mendatang. Keputusan tersebut dilakukan dengan pertimbangan semakin masifnya penyebaran virus korona atau Covid-19. Termasuk di Jogjakarta.

Semula skuad PSS dijadwalkan berlatih secara reguler pada Jumat (20/3) sore. Namun, harus batal menyusul keputusan yang dikeluarkan manajemen pada Kamis petang (19/3). Asisten Manajer PSS Mochammad Eksan mengatakan pasukan PSS diliburkan selama 11 hari. Hal tersebut sebagai pertimbangan kondisi serta kepentingan aspek kesehatan seluruh pemain dan ofisial.

Selain itu, lanjut Eksan pihaknya juga memberikan imbauan kepada pemain untuk menjaga kondisi fisik di rumah masing-masing. Hal tersebut tentu ditujukan agar semua penggawa PSS selalu dalam keadaan sehat, juga terhindar dari paparan Covid-19. Dia mewanti-wanti agar para pemain mengurangi aktivitas di luar rumah. “Sebagian pemain masih ada yang di mess," katanya.

Sebelumnya, seluruh pemain dan ofisial PSS telah menjalani screening deteksi dini di RS Siloam, Kamis (19/3). Tes tersebut meliputi pengambilan sample darah, foto thorax, vaksin influenza, hingga injeksi vitamin (imunitas). Langkah tersebut diambil sebagai tindakan preventif untuk pencegahan Covid-19. "Secara umum tidak ada yang mengarah ke gejala flu sampai korona," ujar dokter tim PSS Elwizan Aminudin.

Kepala Upt Maguwoharjo International Stadium (MagIS) Sumadi turut memberikan komentar terkait Covid-19. Dikatakan, imbas virus asal Wuhan, China itu cukup terasa. Seperti banyaknya sejumlah agenda yang terpaksa harus ditunda bahkan dibatalkan. Terutama sepak bola. "Khusus sepak bola kami menunggu jadwal dari PT LIB selaku operator Liga 1," katanya.

Sumadi juga menuturkan selama penundaan pihaknya terus melakukan perawatan untuk maintenance lingkungan stadion. "Hand sanitizer sudah dipesan sehingga nanti bisa dipasang di tempat sentral dan penting," bebernya. (ard/din) Editor : Editor Content
#PSS #Sport #Covid-19