Raihan tersebut tak lagi mampu dikejar tiga tim terbawah yang masih berjuang keluar dari jurang degradasi. Yakni, Semen Padang dengan raihan 28 poin, Perseru Badak Lampung FC dan Kalteng Putra yang masing-masing mengemas 30 poin.
Kendati demikian, pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantara tetap mengintruksikan kepada para penggawanya untuk menjaga fokus di laga sisa kompetisi Shopee Liga 1 2019. Sebab, PSS masih berpeluang mengakhiri kompetisi di papan atas. Selain itu, para pemain harus ”menjual” dirinya agar bisa dipertahankan oleh manajemen PSS.
"Kami harus kejar target lagi. Pemain juga harus 'jual diri' agar kalau bermain bagus bisa dipertahankan PSS," kata pelatih berusia 45 tahun itu Rabu(4/12).
Saat ini tim kebanggaan warga Sleman itu menempati peringkat tujuh dengan raihan 43 poin. Hanya terpaut tiga poin dari tim posisi kedua yakni Borneo FC yang mengemas 46 poin.
Menjelang akhir kompetisi Liga 1, PSS masih menyisakan empat laga. Yakni, Persib Bandung pada Sabtu (7/12), Persela Lamongan (Rabu, 11/12), PSM Makassar (Minggu, 15/12), dan Tira-Persikabo (Minggu, 22/12).
Laga terdekat yang bakal dilakoni Bagus Nirwanto dkk adalah menjamu Persib Bandung di Stadion Maguwoharjo. Dalam laga pekan ke-31 itu, Seto ingin anak asuhnya dalam kondisi yang oke. Juga, tampil maksimal agar bisa menyapu bersih laga. "Melawan Persib, semoga kami dalam kondisi yang baik karena (waktu) recovery juga tidak terlalu banyak," ujar Seto.
Lebih lanjut, pelatih asal Kalasan itu menegaskan, empat laga tersisa ibarat laga final. Empat laga itu harus dijalani skuadnya dengan serius.
Dia menegaskan, pemainnya harus bertanding bermain lebih impresif. Tidak bermain secara individu namun tampil secara tim. Sebab, menurutnya, kolektivitas adalah yang utama. (cr18/amd) Editor : Editor Content