Latihan kemarin dilakukan di Lapangan Minomartani, Plosokuning. Dalam latihan tersebut pelatih PSS Freddy Muli menekankanpemain agar memperkuat pertahanan dengan taktik zona marking. Selain itu menyerang balik lawan dengan cepat melalui lini tengah.
Mantan pelatih Persebaya Surabaya itumerancang serangan balik tidak langsung menuju jantung pertahanan lawan namun dibangun dari kaki ke kaki dengan cepat. "Serangan balik cepat dari kaki ke kaki. Karena itu memang pemain harus berani duel dan punya mental bagus," ujarnya.
Dalam simulasi serangan balik, PSS menempatkan dua striker, Kito Chandra dan Riski Novriansyah yang bergerak tanpa bola selama proses serangan balik. Kondisi tersebut membuat pemain belakang lawan bingung melakukan pengawalan. Pemain lini tengah seperti Busari dan Arie Sandi muncul untuk membantu serangan."Pemain tidak boleh ragu-ragu dalam menerima bola. Bikin kejutan untuk membuat lawan bingung. Karena pemain lawan tentu akan memberikan pressing ketat," imbuhnya.
Pemain PSS bisa tampil fulltime setelah Chandra Lukmana kembali fit dan bergabung dalam latihan. Gelandang yang bertipe offensif itu memang masih terlihat hati-hati setelah sebelumnya mengalami cidera lutut. Sementara Dirga Lasut ditempatkan di depan barisan pertahanan untuk membagi bola dan mereduksi serangan dari lini tengah.
"Kami masih punya peluang untuk lolos, jadi pemain harus termotivasi dan bersemangat di lapangan. Selain memberikan hiburan dan penghormatan kepada penonton yang sudah datang," bebernya. (riz/din/mg1) Editor : Editor News