Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Seto Kembalikan Semangat Bertanding Anak Asuhnya

Administrator • Senin, 19 Desember 2016 | 14:42 WIB
Photo
Photo
RADARJOGJA.CO.ID - SLEMAN - Penundaan pertandingan final ISC-B dimanfaatkan PSS Sleman untuk kembali berlatih dan memulihkan kondisi fisik pemain.


Tidak ada porsi latihan berat dan hanya perbaikan taktik untuk me-nyempurnakan permainan saat melawan Perssu Super Madura Sumenep, di Stadion Manahan Solo, Kamis (22/12) mendatang.


Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengatakan, selain memulihkan fisik pe-main, pihaknya juga dihadapkan berupaya mengembalikan mental pertandingan pemain.


Sebab, penundaan partai final sedikit banyak berimbas pada mental dan psikologis penggawa Laskar Sembada. Termasuk semangat yang sedang tinggi untuk siap berduel di final Sabtu (17/12) lalu, harus tertunda.


Pertandingan ditunda karena alasan kea-manan Kota Solo, sebab di hari yang sama banyak sekali even di sekitar stadion.


"Se-benarnya mental pemain sudah sangat bagus dan siap bermain. Tetapi karena laga ditunda jadi down lagi. Kami coba tingkatkan lagi feel bola dan semangat tem-pur anak-anak," ujar Seto kemarin (18/12).


Meskipun demikian, penundaan itu bisa diambil sisi positifnya. Yaitu bisa digunakan pemain yang mengalami kendala kebuga-ran. Sebab, selama dua partai perempat final dan semifinal, Busari dkk harus ber-main selama 120 menit terus menerus.


Imbasnya, bek Denny Rumba dan gelan-dang Eka Angger mendapat gangguan ci-dera ringan. Setelah berlatih ringan, kon-disi keduanya sudah mulai membaik.


"Sudah tidak ada masalah untuk Rumba dan Eka. Tapi kalau Oya dan Yoga belum fit. Mereka masih harus berlatih terpisah, riskan kalau kami turunkan di partai final yang sangat krusial. Kami optimalkan pe-main yang ada di skuad," tambahnya.


Manajemen PSS juga berharap, kondisi pemain tidak ada kendala sampai final nanti. Baik pemain inti maupun peng-ganti bisa siap dimainkan di perebutan juara ISC-B 2016.


"Gelar juara tinggal selangkah lagi, kami berharap pemain siap secara fisik dan men-tal. Yang utama tidak ada yang cedera lagi," ujar manajer PSS Arif Juli Wibowo.


Bek muda PSS Bagas Adi Nugroho menga-ku, durasi pertandingan 8 besar dan se-mifinal memang menguras fisiknya. Namun di final nanti ia menjanjikan per-mainan yang lebih baik dalam menjaga pertahanan Super Elang Jawa.


"Kami optimistis bisa bawa pulang gelar juara ke Sleman. Saya beruntung banyak pemain senior yang memberikan arahan dan masukan. Dengan waktu istirahat yang ada, fisik dan mental kami sudah sangat siap," tandasnya. (riz/laz/ong) Editor : Administrator
#PSS #FInal ISC-B #Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro #ISC Seri B 2016