Selain menjaga rekor kandang tersebut, apabila menang atas Laskar Benteng Viola, maka PSS akan mengkudeta Persita dari puncak klasemen. PSS saat ini nangkring di posisi kedua dengan empat poin. Sementara sang tamu berada di puncak dengan enam poin. Jadi, mau tidak mau kemenangan menjadi harga mutlak bagi Busari dkk jika masih ingin lolos 8 besar.
"Jelas laga besok sangat penting bagi kami, karena kalau kehilangan poin akan menyulitkan di langkah selanjutnya," kata Manajer PSS dr Arif Juliwibowo saat jumpa pers, Jumat (14/10).
PSS sebelumnya ditahan imbang Persepam Madura Utama di match day pertama di kandang. Kemudian mereka bangkit dengan membekuk Kalteng Putra 1-3 di Palangkaraya. Sementara Persita di pertandingan pertama mencukur Kalteng Putra 6-3. Selanjutnya Egi Melgiansyah dkk membekap Persepam 3-1.
"Kami ingin di putaran pertama bisa menjadi juara grup, kalau besok menang poin kami di atas Persita," ungkapnya.
Menghadapi Persita, PSS diuntungkan dengan kembali berlatihnya beberapa pemain yang sebelumnya cedera. Praktis hanya bek Eko Pujianto yang absen karena akumulasi kartu. Pemain seperti Waluyo, Bagas Adi Nugroho, Deny Rumba, dan gelandang Dave Mustaine sudah kembali berlatih dengan tim.
"Pemain yang cedera semua sudah ikut dalam simulasi yang digelar pelatih sejak beberapa hari terakhir ini," paparnya.
Di sisi lain, pelatih Persita Bambang Nurdiansyah tidak akan bermain bertahan meskipun bertindak sebagai tamu. Dia akan terus memerintahkan anak asuhnya bermain menyerang dan terbuka. Dia tidak mempermasalahkan jika gawangnya banyak dibobol lawan, asalkan bisa menjebol gawang lawan lebih banyak.
"PSS sangat kuat jika main di kandang. Tapi, kami tidak takut dan tetap menargetkan kemenangan untuk memantapkan posisi di puncak klasemen," tandasnya. (riz/ila/ong)
Editor : Editor News