Akibat ketidakjelasan jadwal inilah, manajemen belum memutuskan kapan akan bertolak ke Jawa Timur. Bahkan, tempat menginap skuad PSS pun manajemen belum bisa menentukan dikarenakan masih harus menunggu kepastian waktu bermain PSS."Kami harus mengetahui terlebih dahulu mana lawan kawan dilaga perdana. Ini sangat penting sebagai sebuah tim profesional sehingga persiapan kami bisa dilakukan secara matang," terangnya. Dengan kondisi tersebut, jelasnya, manajemen selama ini harus ber-inisiatif melakukan komunikasi dengan pihak penyelenggara. "Ketika kami hubungi, jadwal dijanjikan akan segera diberikan ke peserta paling lambat hari ini (kemarin, Red)," terangnya.
Sukoco pun berharap ketidak-profesionalan Tim Transisi tidak terus berlanjut. Pasalnya, jika itu terus terjadi maka harapan meng-ubah sepak bola Indonesia ke arah yang lebih baik hanya isapan jempol semata. "Keputusan kami yang akhirnya ikut Piala Kemerdekaan itu didasari adanya keinginan perubahan," jelasnya.Selain itu, persiapan PSS Sleman untuk memantapkan skuad juga terkendala dengan kick off yang cukup mepet. Dampaknya, laga ujicoba yang rencananya digelar melawan PPSM Magelang di Magu-woharjo International Stadium (MIS) pada Rabu (29/7) batal digelar.Nah, Minggu (26/7) PSS Sleman menggelar laga uji coba kontra Godean Selection di Maguwoharjo International Stadium (MIS). Dari uji coba ini Pelatih PSS Sleman Didik Listyantara menilai masih terdapat sejumlah kelemahan pada skuadnya. Penyelesaian akhir menjadi salah satu bagian yang paling disorot. (bhn/din/ong) Editor : Administrator