Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kebakaran Vrama Billiar di Jogja Rugi Lebih dari Rp 20 Miliar, Korsleting Listrik Diduga Jadi Penyebab  

Iwan Nurwanto • Jumat, 3 Juli 2026 | 20:41 WIB
Petugas pemadam kebakaran memeriksa kondisi di dalam bangunan saat proses pendinginan setelah kebakaran yang melanda sebuah tempat biliar dan kafe di Jalan Kolonel Sugiyono, Kota Jogja, Jumat (3/7/2026). Foto: Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja.
Petugas pemadam kebakaran memeriksa kondisi di dalam bangunan saat proses pendinginan setelah kebakaran yang melanda sebuah tempat biliar dan kafe di Jalan Kolonel Sugiyono, Kota Jogja, Jumat (3/7/2026). Foto: Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja.

JOGJA - Peristiwa kebakaran melanda arena billiard di Vrama Billiar yang beralamat di Jalan Kolonel Sugiyono, Mergangsan, Kota Jogja Jumat (3/7/2026) pagi.

Insiden tersebut tidak berselang lama dari kebakaran Habit Pool and Lounge yang berada di Sinduadi, Sleman pada 20 Juni 2026 lalu. Atas kejadian ini kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp 20 miliar.

Pantauan Radar Jogja di lokasi api melalap sebagian besar area panggung, restoran, dan resepsionis. Area atap pada bagian depan bangunan juga habis dilahap si jago merah. 

Sementara area untuk bermain biliar sebagian ada yang terbakar. Bau sangit juga masih tercium pekat di lokasi usai api berhasil dipadamkan.

Baca Juga: Try Out Malioboro Pedestrian Dilakukan, Pemkot Jogja Temukan Persoalan di Sirip-Sirip saat Hari Kerja

Salah satu karyawan, Suwardi mengatakan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00. Sumber api diduga berasal dari area panggung kemudian merembet hingga di seluruh area restoran dan resepsionis.

Salah satu karyawan yang saat itu berada di lokasi disebut sempat berupaya memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR) dan meminta bantuan karyawan lainnya. Namun api yang terlalu cepat membesar sulit untuk dikendalikan.

“Temen-temen (karyawan) yang tidur di sini langsung lari ke sana (lokasi kebakaran), dan mau nyelamatin alat-alat sudah tidak bisa,” ujar Suwardi saat ditemui, Jumat (3/7/2026).

Baca Juga: Tak Mau Campuri Ranah Teknis Pelatih, Dirut PSIM Jogja Yuliana Tasno Andalkan Profesionalisme Tim Kepelatihan

Pria 48 tahun itu menyatakan, masih menunggu hasil penyelidikan polisi terkait dengan penyebab pasti kebakaran. Namun dugaan awal dimungkinkan berasal dari masalah kelistrikan.

Suwardi mengungkapkan, sebelum peristiwa kebakaran kelistrikan di Vrama Billiar memang sering mengalami kendala mati lampu yang cukup intensif. Bahkan bisa terjadi dua kali dalam sehari dan merusak sejumlah perangkat elektronik.

“Kalau alat-alat elektronik kita kan inverter. Kemarin kayak AC itu sudah jebol satu. Ya mungkin dari lonjakan tegangan itu,” ungkapnya.

Baca Juga: Van Gastel Ungkap Alasan Betah di Indonesia, dari Pekerjaan hingga Pesona Asia

Suwardi menaksir kerugian bisa mencapai di atas Rp 20 miliar. Angka tersebut baru sebatas estimasi awal untuk perangkat sound system saja. Belum termasuk kerusakan pada bangunan dan aset lainnya.

Dia menyatakan, untuk kembali beroperasi dalam waktu dekat sangatlah sulit mengingat kondisi kerusakan yang dialami. Sampai saat ini karyawan masih menunggu keputusan resmi dari manajemen.

"Kami belum tahu nanti menunggu keputusan dari manajemen seperti apa," tutur Suswardi yang merupakan teknisi listrik di Vrama Billiar ini.

Baca Juga: Bangun Ekosistem Olahraga agar Lebih Tertata, KONI DIY Perluas Kolaborasi dengan Berbagai Mitra

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jogja Taokhid mengatakan, menerima laporan peristiwa kebakaran tersebut sekitar pukul 08.15.

Petugas sempat mengalami kesulitan menjangkau titik api karena asap yang terlalu pekat. Namun api tetap berhasil dipadamkan dalam waktu satu jam.

Taokhid menyatakan, dalam proses pemadaman pihaknya menerjunkan lima regu pemadam. Kemudian dibantu satu regu dari UGM, dua regu dari Kabupaten Bantul, dan satu regu dari Kabupaten Sleman. Total ada delapan gajah merah yang dikerahkan.

“Berdasarkan informasi-informasi, itu (penyebab kebakaran) kemungkinan korsleting listrik. Tapi kita juga belum bisa pastikan karena memang bukan kewenangan kita untuk memastikan penyebabnya,” terangnya.

Baca Juga: Ironi Kota Sepeda: Pesepeda Dihadang Masuk Malioboro, Warga Lokal Merasa Dianaktirikan Demi Wisatawan

Kasi Humas Polresta Jogja Iptu Dani Hasan menyebut, peristiwa kebakaran tersebut membakar ruang resepsionis, restoran, panggung beserta perlengkapan band, 36 meja billiard, dan ruangan pada lantai atas dan bawah. Polisi sampai saat ini masih belum memastikan penyebab kebakaran.

Dani mengungkapkan, peristiwa kebakaran bermula ketika salah satu karyawan masuk ruangan dapur.

Namun ketika menghidupkan lampu di ruangan tersebut mendengar suara kretek- kretek. Setelah dicari sumber suara berasal dari bagian panggung yang terbakar. 

Baca Juga: Riyatno Abiyoso Tak Ingin Berpuas Diri, Siap Maksimalkan Peluang Bersama PSIM Jogja di Musim Depan

Karyawan tersebut kemudian meminta bantuan karyawan lain dan warga sekitar untuk memadamkan api.

Namun api sudah terlalu membesar, sehingga menghubungi petugas pemadam dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Mergangsan. “Untuk korban jiwa tidak ada,” tambahnya. (inu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Vrama Billiar #korsleting listrik #penyebab kebakaran #Kebakaran