Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sekretaris Komisi D DPRD Kota Jogja Solihul Hadi: Warga Kota Jogja, Harus Tahu Kondisi Lingkungan Rumah per Rumah

Iwan Nurwanto • Jumat, 12 Juni 2026 | 06:07 WIB
Anggota DPRD Kota Jogja Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Solihul Hadi saat ditemui, Jumat (9/5/2025).
Anggota DPRD Kota Jogja Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Solihul Hadi saat ditemui, Jumat (9/5/2025).

 

 

 

JOGJA - Maraknya kasus kriminal di lingkungan padat penduduk menjadi perhatian bagi Solihul Hadi. Sebagai langkah antisipasi, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Jogja itu mendorong masyarakat untuk memperkuat kepedulian sosial di tempat tinggalnya.

Solihul mengatakan, kepedulian masyarakat merupakan unsur penting untuk mencegah berbagai gangguan keamanan. Misalnya dalam kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di daycare Little Aresha. Kejahatan tersebut menjadi sorotan karena terjadi di kawasan pemukiman yang padat penduduk mobilitas warga sangat tinggi.

Selain kasus daycare, ada beberapa kasus lain yang muncul karena kurangnya pengawasan. Seperti kasus perdagangan bayi yang dilakukan oleh bidan di wilayah Tegalrejo. Serta beberapa aksi kejahatan jalanan yang biasanya muncul dari aktivitas anak-anak muda bergerombol.

Baca Juga: Prediksi Korea Selatan vs Republik Ceko Piala Dunia 2026 Jumat 12 Juni 2026 Kick Off 09.00 WIB, Siapa Pemenangnya?

Menurutnya, fenomena-fenomena tersebut menjadi sinyal perlunya introspeksi bagi seluruh masyarakat. Terkhusus dalam hal saling menjaga keamanan di wilayah tempat tinggalnya. Dia ingin masyarakat perlu lebih proaktif dalam mengenali kondisi di sekitarnya dan melapor jika aktivitasmya dirasa cukup mencurigakan. 

“Kehidupan ini tidak bisa hanya berdasar individualis saja, tapi juga harus dengan sesama. Kita harus tahu apa saja yang ada di lingkungan kita, rumah per rumah,” ujar Solihul saat ditemui, Kamis (11/6)

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyebut, pemerintah sejatinya sudah memiliki program Jaga Warga untuk membentuk kepedulian sosial. Hanya memang perlu diintensifkan dan dukungan supaya tercipta keamanan yang lebih baik lagi.

Baca Juga: Solihul Hadi Kembali Nahkodai DPC PKB Kota Jogja, Persoalan Kaderisasi Jadi Evaluasi

Solihul memandang, pemerintah kota (pemkot) perlu meningkatkan kondisi psikologis masyarakat. Yakni  dengan meningkatkan kepekaan dan kepedulian sosial agar deteksi dini terhadap potensi kejahatan di lingkungan pemukiman dapat berjalan lebih efektif. “Sebagai masyarakat Kota Jogja kita semua harus lebih peduli, kepedulian sosialnya perlu ditingkatkan lagi,” tegas Solihul.

Sebagai bentuk evaluasi kasus kekerasan terhadap anak di daycare Little Aresha. Solihul memastikan jajarannya terus berupaya untuk memperkuat regulasi terkait dengan pengawasan daycare atau tempat pengasuhan anak. Baik itu melalui pembentukan peraturan daerah maupun mendorong peraturan wali kota.

 Baca Juga: ARTJOG 2026 Siap Hadir di Jogja, Lebaran Seni Bertema Ars Longa Generatio, Kolaborasi Lintas Generasi hingga Seniman Internasional

Langkah tersebut diambil untuk memberikan payung hukum yang lebih kuat. Sekaligus memudahkan para pelaku usaha dalam mengakses prosedur perizinan yang akuntabel. Penguatan regulasi itu juga sebagai upaya strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan perlindungan optimal demi menciptakan generasi penerus bangsa yang lebih baik

“Sinergi antara pengelola, dinas terkait, dan legislatif sangat diperlukan demi menciptakan ekosistem pengasuhan anak yang aman, berkualitas, dan berstandar di Kota Jogja," tegas Solihul. (*/inu/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#Daycare Little Aresha #Kota Jogja #Komisi D DPRD Kota Jogja #Solihul Hadi #PKB