JOGJA - Sebanyak 5.000 orang akan diterjunkan untuk kerja bakti massal membersihkan kawasan Malioboro hingga Titik Nol Kilometer pada 12 Juni mendatang. Kegiatan bertajuk “Ngepel Malioboro” itu menjadi bagian peringatan HUT ke-79 Pemkot Jogja sekaligus peringatan Hari Lingkungan Hidup.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja Rajwan Taufiq mengatakan, ribuang orang yang diterjunkan itu terdiri dari seluruh aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Jogja, komunitas, hingga masyarakat.
Kegiatan tersebut tidak hanya untuk memperingati HUT Pemkot Jogja, melainkan juga untuk menyemarakkan Hari Lingkungan Hidup yang jatuh pada tanggal 5 Juni 2026. Sasaran kerja bakti massal meliputi Kawasan Tugu Pal Putih hingga Titik Nol Kilometer.
“Tagline-nya adalah Ngepel Malioboro, karena Malioboro menjadi salah satu ikon di Kota Jogja,” ujar Rajwan saat ditemui di Balai Kota Jogja, Minggu (29/5/2026).
Rajwan menjelaskan, Malioboro dipusatkan sebagai lokasi kerja bakti massal agar kawasan tersebut menjadi lebih bersih. Pun wisatawan yang berkunjung dapat semakin merasa nyaman.
Selain itu, melalui kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto terkait program Gerakan Indonesia ASRI (aman, sehat, resik, dan indah). Sebagai upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, terkelola, dan estetik.
“Harapannya kegiatan ini mewujudkan Kota Jogja yang asri, yang setarik nafas dengan perhatian bapak presiden,” jelas Rajwan.
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Jogja Dedi Budiono menambahkan, peringatan HUT ke-79 Pemkot Jogja tahun ini juga mengusung tema “Aman, Sehat, Resik, dan Indah”.
Tema tersebut menjadi wujud implementasi arahan presiden dengan harapan menghadirkan kota yang aman, sehat, bersih, dan indah bagi masyarakat.
“Harapannya kota asri ini bisa dinikmati bersama sebagai kota pendidikan, kota budaya, dan juga kota pariwisata,” katanya. (inu/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita