Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Antrean hingga 308 Hewan, Dalam 19 Detik Lima Petugas di RPH Giwangan Robohkan Sapi 1,05 Ton 

Iwan Nurwanto • Kamis, 28 Mei 2026 | 07:08 WIB

 

RPH Giwangan
RPH Giwangan

 

JOGJA – Rumah Potong Hewan (RPH) Giwangan, Umbulharjo, Kota Jogja kembali menjadi rujukan penyembelihan hewan kurban di momen Idul Adha. Proses penyembelihan di tempat terbilang cukup efisien dan cepat. Bahkan untuk sapi berukuran besar

Seperti sapi bantuan kemasyarakatan (banmas) pemerintah pusat seberat 1,05 ton. Proses penyembelihan di RPH Giwangan diawali dengan pengumpulan sapi-sapi pada kandang antrean khusus.

Sapi yang akan disembelih diarahkan pada jalur menuju alat peroboh. Alat tersebut berfungsi supaya sapi tidak banyak memberontak ketika diikat kakinya untuk dirobohkan.

Baca Juga: Hewan Kurban di MAJT An-Nuur Kabupaten Magelang Dipotong di RPH, Cara Jamin Kesehatan hingga Ketepatan Distribusi

Menggunakan alat yang bentuknya seperti kerangkeng itu, sapi berukuran besar dirobohkan hanya dalam waktu 19 detik. Sementara dari proses antrean sampai penyembelihan selesai petugas jagal rerata menghabiskan waktu dua menit untuk satu ekor sapi.

Total ada lima petugas jagal yang dibutuhkan untuk menyembelih satu ekor sapi. Satu orang bertugas membawa sapi menuju alat peroboh, satu orang mencatat hewan kurban yang akan disembelih, serta tiga orang yang bertugas merobohkan dan menyembelih sapi.

Prosesi pasca-penyembelihan di RPH Giwangan juga terbilang cukup modern. Tubuh sapi yang selesai disembelih kemudian langsung dibawa menggunakan alat derek ke tempat pemotongan agar menjadi karkas.

 Baca Juga: Jaga Standar Halal dan Animal Welfare, 20 Mahasiswa Fapet UGM Turun ke Lapangan Awasi Penyembelihan Hewan Kurban

Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan Dinas Pertanian Pangan (DPP) Kota Jogja Sri Panggarti mengatakan, RPH Giwangan hingga Sabtu (6/6) memiliki antrean penyembelihan 308 hewan kurban. Rinciannya sebanyak 208 ekor sapi dan 100 ekor domba.

“Khusus untuk hari ini (kemarin) ada 59 ekor sapi dan sembilan ekor domba yang disembelih. Termasuk salah satunya sapi banmas presiden,” ujar Panggarti, Rabu (27/5).

Panggarti memastikan penyembelihan hewan kurban di RPH Giwangan sudah menerapkan prosesi sesuai tuntunan agama Islam, meminimalisir risiko penyakit, dan menghasilkan daging yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).

Baca Juga: Gerilya Cari Pemain Baru, PSIM Jogja  Akan Mulai Persiapan di Juli

Penyembelihan hewan kurban berlangsung selama empat hari dari 10-13 Dzulhijjah 1447 H atau 27-30 Mei 2026.

Layanan yang tersedia di RPH Giwangan meliputi penyembelihan, pengulitan, pemotongan menjadi enam bagian, dan pembersihan jeroan.  Penyembelihan diprioritaskan bagi masyarakat Kota Jogja.

Namun jika ada sisa kuota masyarakat dari luar kota bisa memanfaatkan kuota yang masih tersedia. Adapun total kuota sapi sekitar  305 ekor, kambing/domba sekitar 160 ekor. “Biaya penyembelihan sapi Rp 700 ribu/ekor dan kambing Rp 150 ribu/ekor untuk operasional jagal dan retribusi,” jelas Panggarti. (inu/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#banmas presiden #DPP Kota Jogja #idul adha #RPH Giwangan #Sri Panggarti