Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Warga Dukung Pemindahan Depo RRI Kotabaru Jogja, Merasa Sudah Lelah dengan Bau Sampah Selama Ini

Adib Lazwar Irkhami • Jumat, 12 Desember 2025 | 04:11 WIB

 

 

BAU: Kondisi Depo RRI Kotabaru saat penuh dengan tumpukan sampah pada Senin (8/12) lalu.
BAU: Kondisi Depo RRI Kotabaru saat penuh dengan tumpukan sampah pada Senin (8/12) lalu.

JOGJA - Rencana Pemkot Jogja untuk memindah Depo RRI Kotabaru mendapat respons beragam dari masyarakat sekitar depo. Dukungan mengalir, namun juga berharap nantinya tidak menyulitkan warga untuk membuang sampah.

Salah satunya Vina Kartikasari. Warga yang bertempat tinggal di Jalan Ahmad Jazuli ini mendukung pemindahan Depo RRI Kotabaru. Lantaran selama ini cukup lelah terhadap bau sampah yang menyengat. Apalagi setiap datang musim penghujan.

Vina menceritakan, kala sampah dalam kondisi penuh dan basah, bau menyengat kerap masuk ke rumahnya meskipun berjarak 100 meter dari depo. Kondisi itu sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dirinya.

"Kalau untuk kenyamanan bersama, saya setuju saja (depo) dihilangkan,” ujarnya saat ditemui Radar Jogja, Kamis (11/12).

Meskipun mendukung, Vina berharap nantinya ada solusi bagi warga sekitar untuk tetap bisa membuang sampah. Sebab jika hanya dihilangkan tanpa jalan keluar, masyarakat khawatir nantinya malah bakal kerepotan.

Lantaran selama ini Depo RRI Kotabaru tidak hanya dimanfaatkan oleh warga Kelurahan Kotabaru saja. Namun juga sebagian besar warga di Kemantren Gondokusuman hingga Jetis dan sekitarnya.

"Pokoknya kalau mau dipindah atau dihilangkan, jangan sampai warga kesulitan untuk membuang,” tegas Vina.

Warga lain, Samiji juga menyambut baik pemindahan Depo RRI Kotabaru. Sebab kawasan di sekitar depo merupakan permukiman warga dan tempat usaha, selain juga tempat tinggal pengurus gereja serta perkantoran.

Samiji menilai, Depo RRI Kotabaru memang sudah seharusnya dipindah ke lokasi yang lebih layak Dijadikan sebagai depo. Misal harus jauh dari rumah-rumah warga atau tempat usaha agar tidak menimbulkan dampak buruk.

“Kalau dipindah kami setuju, sudah lelah dengan bau sampah,” tuturnya.

Baca Juga: Penjagaan Objek Wisata saat Nataru di Malioboro hingga Kawasan Pantai, Ratusan Personel Diterjunkan

Sementara itu Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo menyampaikan, pihaknya memang berencana memindah Depo RRI Kotabaru.

Ada dua opsi tempat yang disediakan, yakni memanfaatkan lahan kosong di Giwangan, Umbulharjo. Serta memaksimalkan pengolahan di unit pupuk organik (UPO) Bener, Tegalrejo.

Politisi PDI Perjuangan itu menyebut, pemindahan Depo RRI Kotabaru perlu dilakukan karena lokasi depo berada di kawasan kegiatan keagamaan. Sehingga sudah seharusnya tidak menjadi tempat untuk menumpuk sampah.

“Saya berusaha tutup permanen, karena di situ menurut saya tidak pada tempatnya. Meskipun mencari tempat tidak gampang,” ungkap Hasto. (inu/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#hasto wardoyo #DEPO #Depo RRI #bau sampah #Pemkot Jogja