Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dikunjungi Dubes Australia untuk Indonesia Roderick Brazier, Gubernur HB X Usulkan YIA Jadi Transit Turis Australia saat    Bahas Kerja sama Bidang  P

Agung Dwi Prakoso • Selasa, 12 Agustus 2025 | 06:16 WIB

 

 

 

 

PERTAMA: Gubernur DIJ Hamengku Buwono X saat bertemu Dubes Australia untuk Indonesia Roderick Brazier di Kompleks Kepatihan Jogja, kemarin (11/8) .
PERTAMA: Gubernur DIJ Hamengku Buwono X saat bertemu Dubes Australia untuk Indonesia Roderick Brazier di Kompleks Kepatihan Jogja, kemarin (11/8) .

JOGJA - Duta Besar Australia untuk Indonesia Roderick Brazier melakukan kunjungan ke Jogja untuk bertemu dengan Gubernur DIY Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan Jogja, kemarin (11/8).

Pertemuan itu untuk membahas kerja sama terkait kepariwisataan dan pendidikan antara DIY dengan Australia.

 "Australia memiliki keinginan meningkatkan jumlah wisatawan ke DIY dan itu disambut baik oleh Ngarsa Dalem (gubernur DIY, Red)," ujar Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DIY Imam Pratanadi usai mendampingi gubernur dalam pertemuan itu.

Menurutnya, gubernur DIY menanggapi dengan mengusulkan untuk memulai dari aspek pengaturan kerja sama melalui penerbangan ke Australia.

Harapannya, penerbangan jarak jauh dari Australia bisa transit di Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) di Kulonprogo.

"Ini untuk mendorong semakin banyak warga Australia bisa sampai di Jogjakarta," bebernya.

Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) DIY ini  juga mengatakan, jumlah turis asing asal Australia yang berkunjung ke Indonesia diperkirakan lebih 100.00 per tahun.

Namun jumlah yang banyak itu masih relatif sedikit yang menjadikan DIJ sebagai tujuan wisata.

"Tidak sampai 10.000 turis yang ke DIY. Dengan adanya usulan ini diharapkan mampu mendongkrak angka wisatawan asal Australia yang mengunjungi DIY," terangnya.

Baca Juga: Bikin Bangga, Pemkot Jogja Kembali Sukses Pertahankan KLA Kategori Utama

Usulan itu, lanjutnya, disambut baik oleh Dubes Roderick Brazier. Upaya selanjutnya adalag melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan RI sebagai penentu kebijakan.

"Tapi kalau usulan ini terlaksana, kami sangat yakin bisa mendongkrak jumlah wisatawan asal Australia," paparnya.

Kemudian di sektor pendidikan, HB X mengusulkan kaitannya dengan pengembangan teknologi. 

Kerja sama ini bisa berupa beasiswa, pelatihan atau pendampingan pengembangan teknologi maupun program pendidikan yang bisa dikerjakan bersama Australia.

"Beliau (Dubes Australia) juga mengungkapkan kekagumannya terhadap budaya yang betul-betul dilestarikan di Yogyakarta, khususnya soal penggunaan bahasa Jawa di bandara,” jelasnya.

Sementara itu, Dubes Roderick Brazier menyampaikan kesenangannya bisa diterima Gubernur HB X dalam kunjungan pertamanya.

Karena kekagumannya dengan Jogja, ia berharap lebih banyak lagi warga Australia bisa menikmati keindahan DIY.

"Menikmati candi-candi, makanan khususnya gudeg, dan yang pasti Keraton Jogja yang begitu spesial.

Tadi kami berdiskusi beberapa hal, khususnya hubungan dekat antara Australia dan Indonesia,” ujarnya.

Selama ini kerja sama di bidang pendidikan antara Australia dengan DIY sudah terjalin.

Salah satu agenda kerja yang akan dilakukannya di Jogja adalah bertemu dengan para alumni program beasiswa.

“Kerja sama pendidikan menjadi hal yang kami banggakan, karena mahasiswa yang kembali ke Indonesia membawa semangat yang sangat besar untuk pembangunan Indonesia," tambahnya. (oso/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#Duta Besar Australia #Hamengku Buwono X #yogyakarta internasional airport #gubernur diy #Ngarsa Dalem