Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Prediksi Perolehan Kursi Pileg 2024 di DIJ, PDIP Terbanyak, PAN Minimal Lima Kursi di Provinsi

Khairul Ma'arif • Senin, 19 Februari 2024 | 12:30 WIB

 

GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA

RADAR JOGJA - Selain pemilihan presiden dan wakil presiden, yang tidak kalah seru dalam Pemilu 2024 di DIJ adalah pemilihan legislatif (pileg). Berapa perolehan kursi masing-masing parpol dalam kontestasi kali ini? Berikut prediksi dan peta "kekuatan parlemen" hasil pileg 14 Februari lalu.

Sejumlah parpol sudah ada yang memastikan berapa perolehan kursinya, baik untuk DPR RI, DPRD provinsi maupun tingkat kabupaten/kota. Namun, ada juga parpol yang belum memberikan kepastian terhadap perolehan kursinya di parlemen nanti, dengan asalan masih dalam tahap penghitungan di KPU.


Radar Jogja mengonfirmasi sejumlah parpol yang memiliki basis pendukung militan dan banyak di DIJ. Satu di antaranya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Sejumlah petinggi DPD PDIP DIJ saat ditanya soal perolehan kursi, masih enggan untuk memastikan.


Ketua DPD PDIP DIJ Nuryadi mengaku datanya belum masuk semua. Atas dasar itu, masih sulit diprediksi perolehan kursi partainya. "Jika sudah semua, besok kami sampaikan,” ujarnya kemarin (19/2). Dikatakan, saat ini proses penghitungan suara belum sepenuhnya selesai.


Setali tiga uang dengan Nuryadi, Sekretaris DPD PDIP DIJ Totok Hedi juga enggan menyampaikan perolehan sementara kursi partainya. Menurutnya, ia belum bisa menjawab sekarang karena semua datanya masih dinamis.


Bila dilihat dari info publik sistem informasi KPU, PDIP menjadi partai yang memiliki traffic perolehan kursi dewan yang paling tinggi di DIJ dibanding para pesaingnya. Baik perolehan kursi DPRD kota/kabupaten maupun provinsi DIJ. Namun posisi itu saat ini belum mutlak, sehingga masih bisa menurun atau meningkat.


Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerindra DIJ Danang Wicaksana Sulistya juga belum dapat menyampaikan perolehan kursi partainya nanti. Menurutnya, sekarang belum ada laporan masuk karena masih pleno PPK. Saat ini, penghitungan suara masih terus direkap oleh para petugas secara menyeluruh.


Terpisah, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) DIJ justru buka-bukaan terkait perolehan sementara kursi DPRD. Sekretaris DPW PAN DIJ Indaruwanto Eko mengungkapkan, perolehan suara sudah ada meski baru minimal kursi yang didapatkan.


Misalnya untuk DPRD Provinsi DIJ, ia berani menyebut sudah ada lima kursi yang pasti didapatkan. Jumlah ini kemungkinan bisa saja bertambah seiring penghitungan suara yang belum selesai.


Tetapi untuk kurang dari lima, ia mengatakan dipastikan sudah tidak mungkin karena lima kursi itu telah memenuhi perolehan suara yang unggul. Selain itu, di tingkat kota dan kabupaten, PAN sudah memiliki perolehan kursi sementara.


"DPRD Gunungkidul lima kursi, Sleman enam kursi, Kota Jogja empat kursi, Bantul dan Kulon Progo masing-masing tiga kursi. Itu angka sementara," ungkapnya.


Menurutnya, perolehan kursi sementara itu angka yang sudah pasti. Oleh karena itu, jumlahnya tidak akan mungkin berkurang, melainkan bisa saja bertambah dari data sementara tersebut.


Namun Indaruwanto menyadari, dari perolehan sementara itu PAN mengalami penurunan dibanding Pemilu 2019. Tentu penurunan ini sifatnya sementara, karena bisa saja tidak menurun apabila hasil akhir penghitungan traffic PAN meningkat terus.


Menurutnya, PAN pada Pemilu 2024 memiliki target yang sama seperti 2019. Namun untuk mencapai target itu itu sangat berat karena dampak pemilihan presiden yang membuat banyak pemilih berbeda pilihan, sehingga mengurangi suara PAN.


Selain itu, hadirnya Partai Ummat besutan Amien Rais juga diakuinya sedikit banyak mengurangi suara PAN. "Walaupun mereka juga tidak dapat kursi, tetapi karena gerusan suara, jadi ya sama-sama tidak dapat kursi," ungkapnya. (rul/laz)

 

Editor : Satria Pradika
#PDIP #pemilu 2024 #kursi pileg 2024