RADAR JOGJA - Sebanyak 473 warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Wirogunan, Kota Jogja memberikan hak suaranya dalam Pemilu 2024, Rabu (14/2). Ada dua TPS yang letaknya di Aula Lapas Wirogunan, yaitu TPS 901 dan 902. Ada 473 WBP dan 41 orang pegawai yang mencoblos. Sehingga total ada 514 pemilih yang mencoblos di TPS Lapas Wirogunan.
Petugas KPPS yang bertugas menggunakaj pakaian adat Jawa. Itu merupakana sebagai upaya netralitas ASN dan menjunjung budaya Jawa.
Kepala Lapas Wirogunan, Kota Jogja Soleh Joko Sutopo mengatakan, prosesi coblosan diawali dengan pengecekan perkakas pemilihan. Setelah itu, langsung dimulai pemilihan oleh para WBP. "Ada 514 WBP yang partisipasi tidak ada yang Golput," katanya, Rabu (14/2/2024). Namun, dia tidak memastikan apakah surat suara yang dicoblos semuanya sah atau tidak.
Menurutnya, kurang lebih persiapan selama sekitar satu Minggu untuk menyediakan TPS khusus di dalam Lapas Wirogunan. Dia memastikan, seluruh WBP dan pegawai yang masuk kerja difasilitasi untuk dapat memilih dalam Pemilu 2024. Sebelumnya, sudah dilakukan sosialisasi terhadap WBP sambil menggandeng KPU Kota Jogja. "Terkait mekanisme pencoblosan," tuturnya.
Dia berterima kasih terhadap jajaran yang terkait sudah memenuhi mefasilitasi Pemilu 2024 di Lapas Wirogunan. Menurutnya, WBP yang memilih didasarkan keinginannya sendiri. Hak suara dari WBP diberikan tanpa ada paksaan ataupun tekanan dari pihak mana pun untuk memilih salah satu calon.
Di Lapas Kelas II B Wonosari, Gunungkidul sebanyak 233 warga binaan dan petugas lapas ikut serta menyalurkan hak pilihnya. Berbeda dengan masyarakat pada umumnya,ratusan narapidana dan tahanan itu langsung menuju kamar tahanan usai melakukan pencoblosan.
Mengenakan kaos biru dan oranye bertuliskan warga binaan, nampak antusias mereka ikut menyalurkan hak pilihnya. Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan DIJ Agung Aribawa mengatakan, upaya yang telah dilakukan pihaknya yakni memerhatikan hak-hak warga binaa sebagai warga negara Indonesia.
"Dijaga martabatnya sebagai warga negara Indonesia, sehingga bisa turut serta memberikan kontribusi melalui hak suaranya dalam menentukan pilihannya sesuai hati nuraninya," ujar Agung.
Ia juga memberikan apresiasi pada penyelenggara Pemilu yaitu KPU dan Bawaslu, serta seluruh APH yang turut menjaga dan menjamin kelancaran serta keamanan dan ketertiban. (cr6/rul/pra)
Editor : Satria Pradika