Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

TPS Ada di Gang Sempit Kota Jogja, Angkut Logistik Pakai Bentor

Agung Dwi Prakoso • Rabu, 14 Februari 2024 | 14:00 WIB

 

SUSURI GANG SEMPIT: Pengemudi becak motor dikerahkan oleh KPPS TPS 07 Kadipaten  Kulon, Kemantren Kraton, Kota Jogja untuk mendistribusikan logistik Pemilu 2024 dari  Kantor Kelurahan Kadipaten
SUSURI GANG SEMPIT: Pengemudi becak motor dikerahkan oleh KPPS TPS 07 Kadipaten Kulon, Kemantren Kraton, Kota Jogja untuk mendistribusikan logistik Pemilu 2024 dari Kantor Kelurahan Kadipaten


RADAR JOGJA - Sebagian besar wilayah Kota Jogja terdiri atas perkampungan dengan akses gang-gang sempit. Dalam proses pendistribusian logistik Pemilu 2024, beberapa kampung harus menggunakan becak motor (bentor) untuk pengangkutan logistik ke tempat pemungutan suara (TPS). 


"Kami di TPS 07 ketika ambil logistik ke PPS harus menggunakan becak motor karena gang di TPS kami sempit," ujar Usi Apdianto, ketua KPPS 07 Kadipaten, Kemantren Kraton, Kota Jogja, kemarin (13/2). 


Bentor yang digunakan untuk mengangkut logistik itu pemiliknya merupakan warga kampung Kadipaten. Becak itu dinilai menjadi armada yang cocok karena posisi TPS yang masuk ke dalam gang.  "Untungnya warga kita ada yang punya. Soalnya kalau pakai mobil, jelas kesulitan ketika belok," tuturnya. 


Usi mengaku sebenarnya bisa memakai armada motor roda tiga. Tetapi karena warganya tidak ada yang punya, bentor lah yang dipilih.  "Kami cuma pakai satu unit becak motor dan itu sekali angkut sudah selesai. Walaupun memang agak berjubel, tetapi masih muat," jelasnya.


Panitia Pengawas TPS 07 Kadipaten Marmoyadi menambahkan, penggunaan becak motor itu telah dirapatkan sebelumnya. Dalam keputusan rapat disepakati menggunakan becak motor tidak masalah asalkan bisa sekali terangkut. 
"Ya, mau gimana lagi, karena memang lokasi TPS kan di gang sempit. Di sini yang pakai becak motor selain TPS 07 juga TPS 06," ungkapnya.


Sementara itu, proses pendistribusian logistik Pemilu 2024 kemarin dilakukan oleh KPU Kota Jogja. Sebanyak 1.643.530 lembar surat suara dibagikan ke TPS di seluruh area di kota Jogja, dari pagi hingga sore hari. 


Total 22 unit truk box ditambah mobil box kecil konvoi di komplek gudang KPU Kota Jogja. Truk itu membawa logistik yaitu 328.706 surat suara dikalikan lima jenis surat suara. Pendistribusian berlangsung dari pukul 07.30 hingga sore hari. 


"Total surat suara itu dibagi di 45 kelurahan yang akan diterima oleh PPK dan diserahkan kepada PPS," ujar Ketua KPU Kota Jogja Noor Harsya Aryo Samudro kemarin. Total logistik surat suara itu kemudian disebar ke 1.286 TPS di Kota Jogja.


Penjabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo menambahkan, pendistribusian logistik ini bisa digunakan secara maksimal oleh masyarakat Kota Jogja. Dalam artian, masyarakat Jogja seluruhnya bisa menggunakan hak pilihnya. 


"Suara masyarakat sangat menentukan masa depan, baik pilihan legislatif maupun pilihan presiden dan wakil presiden," bebernya. 
Kontribusi para pemilih di Kota Jogja diharapkan bisa menggambarkan aspirasi terhadap wakil rakyat. Harapan itu agar yang terpilih nantinya bisa membangun Kota Jogja dan Indonesia lebih baik lagi. 


"Kalau kita melihat perjalanan tahapan pemilu, sangat kondusif, mulai kampanye sampai hari ini. Mari kita jaga bersama situasi dan kondisi di Kota Jogja ini agar pemilu berlangsung lancar, damai, jujur, adil dan bermartabat," tambahnya. (oso/laz)

Editor : Satria Pradika
#kraton #TPS Kota Jogja #logistik pemilu