RADAR JOGJA - Hari ini (14/2) akan menjadi tonggak sejarah bangsa Indonesia lima tahun ke depan dengan digelarnya pemungutan suara Pemilu 2024. Di DIJ sendiri terdapat 2.870.974 pemilih yang akan menyalurkan suaranya di 11.932 TPS. Saatnya menentukan pemimpin yang tepat sesuai hati nurani masing-masing.
Gubernur DIJ Hamengku Buwono (HB) X telah menerima surat undangan pencoblosan. HB X akan menggunakan hak suaranya di TPS 12 Kelurahan Panembahan, Kemantren Kraton, Kota Jogja. Surat undangan dari KPU Kota Jogja diserahkan langsung di kediamannya, Kraton Kilen, kemarin pagi (13/2).
HB X didampingi permaisurinya Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas saat menerima surat undangan pencoblosan itu. Selain kepada HB X, KPU juga menyerahkan undangan untuk beberapa anggota keluarganya. Selain KPU Kota Jogja, hadir pula perwakilan KPU DIJ serta aparat kepolisian dan TNI.
"Seluruh warga masyarakat, khususnya di DIJ, saya ingatkan tanggal 14 Februari pagi untuk tetap bisa melaksanakan kewajibannya, datang ke TPS," kata HB X usai menerima undangan secara fisik keikutsertaan Pemilu 2024.
Raja Keraton Jogjakarta itu menyerahkan seluruhnya pilihan politik masyarakat di DIJ pada saat nanti berada di bilik suara TPS masing-masing. "Untuk itu kami serahkan sepenuhnya ya pilihan yang bapak ibu lakukan pada waktu berada di TPS," ujarnya.
Menurutnya, pemilu merupakan peristiwa penting untuk masa depan kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemilu juga sebagai indikator utama negara demokrasi, karena dalam pemilu rakyat menggunakan suaranya, melaksanakan hak politiknya dan menentukan pilihannya secara langsung dan bebas.
"Kita sudah menentukan pilihan demokratisasi lewat pemilu, baik presiden, lembaga lembaga tinggi negara maupun para pimpinan di daerah baik bupati maupun wali kota," jelasnya.
Oleh karena itu, masyarakat diajak menyalurkan hak pilihnya pada pencoblosan hari ini. HB X mengingatkan untuk tidak golput (golongan putih).
"Gunakan hak pilih saudara, jangan golput ya. Tentukan pilihan sesuai keyakinan saudara-saudara. Selamat dalam melaksnakan pemilu besok, tentukan pilihan untuk lima tahun ke depan bagi bangsa dan negara ini. Selamat melaksanakan kewajiban," tambahnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Jogja Noor Harsya Aryosamudro menjelaskan, dalam kesempatan itu pihaknya menyampaikan beberapa undangan untuk keluarga Sultan HB X, mulai istri, anak, hingga cucunya.
"Hari ini ada Ngarsa Dalem dengan garwo, kemudian Gusti Hayu dengan garwo, Gusti Madu dengan garwo, Gusti Bendara dengan garwo. Jadi ada 10 dengan wayah (cucu) Mas Marel, ada 11 pemilih yang beralamat di Kraton Kilen," jelasnya.
Sementara putri sulung HB X, GKR Mangkubumi dan suami KPH Wironegoro akan menggunakan hak pilihnya di tempat berbeda. "Gusti Mangkubumi dan Kanjeng Pangeran Wironegoro besok akan menggunakan (hak pilih) di dalem Suryocondro," jelasnya.
Baca Juga: Pelari Muda Andalan DIY Mutiara Okta Optimistis Bawa Pulang Emas di PON XXI 2024
Harsya menyebut, kebiasaan Sultan HB X sekeluarga biasa datang ke TPS pagi hari, bahkan sebelum TPS buka. Sebab sekaligus untuk melihat proses persiapan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS Sultan Jogja itu. Demikian pula selalu nyoblos dengan urutan pertama.
"Pagi sekali pukul 06.40 beliau bersama garwo dan putro mantu wayah biasanya sudah hadir dan melihat persiapan KPPS di TPS 12. Kemudian akan menjadi pemilih nomor satu ketika pukul 07.00. Beliau, kemudian GKR Hemas, putro mantu, kemudian akan menjadi pemilih sekitar nomor satu hingga 11," tambahnya.
Adapun total daftar pemilih tetap (DPT) pada TPS orang nomor satu di DIJ nyoblos itu berjumlah 283 pemilih. Ada 283 pemilih di TPS 12 Kelurahan Panembahan.
"DPTB-nya saya kurang hafal. Yang saya hafal kemarin DPT 283. DPTb-nya gak bisa ngontrol karena ada masukan dari KPU kabupaten mana itu bisa. Jumlah DPT dibanding lima tahun sebelumnya meningkat signifikan," katanya.
Dikatakan, tahun 2024 pemilihnya dimaksimalkan hampir 300. "Kalau dengan pemilu 2019 sekitar 200. Sekarang signifikan jumlahnya 283. Naik karena regrouping TPS-nya dulu 81 sekarang jadi 64," ungkapnya. (wia/laz)