Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tendangan Cantik Bustos Bawa Kemenangan PSS Sleman  di Laga Terakhir Sebelum Pindah Home Base

Rizky Wahyu Arya Hutama • Sabtu, 9 Desember 2023 | 06:17 WIB
TERAKHIR DI KANDANG: Pemain PSS Sleman Esteban Vizcarra saat berebut bola dengan para pemain RANS Nusantara FC di Stadion Maguwoharjo Sleman,(8/12).GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
TERAKHIR DI KANDANG: Pemain PSS Sleman Esteban Vizcarra saat berebut bola dengan para pemain RANS Nusantara FC di Stadion Maguwoharjo Sleman,(8/12).GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA

RADAR JOGJA - Tendangan bebas dari Jonathan Bustos di menit ke-45+2 berhasil membawa PSS Sleman menang 1-0 atas RANS Nusantara FC pada pekan ke-22 Kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Maguwoharjo, Sleman,(8/12). Kemenangan ini menjadi momentum penting Laskar Sembada, karena ini menjadi laga terakhir PSS di Stadion Maguwoharjo sebelum direnovasi.


Kemenangan ini juga sangat penting, karena tim lawan ini juga menggunakan Stadion Maguwoharjo sebagai homebase mereka. Walaupun laga digelar tanpa penonton, Super Elja berhasil tampil dengan semangat tinggi dan rasa percaya diri.


Pelatih Kepala PSS Sleman Risto Vidakovic mengatakan, di laga ini sebenarnya memiliki dua bagian berbeda. Karena pada babak pertama anak asuhnya bisa menang 3-0. Namun malah banyak kehilangan beberapa kesempatan emas. "Bahkan sudah berhadapan satu lawan satu dengan kiper," ujarnya seusai pertandingan.


Risto juga menyebut pada babak kedua tim lawan melakukan pressing ketat kepada para pemainnya. Mereka memasukkan tenaga tambahan baru dan itu membuat anak asuhnya kesulitan. "Tapi pemain kami sudah berjuang dengan bagus dan layak menang hari ini (kemarin, Red)," ungkapnya.


Bek PSS Abduh Lestaluhu juga bersyukur di pertandingan kali ini, karena menjadi laga terakhir di kandang. Maka tiga poin ini sangat berharga. "Kami bersyukur dapat tiga poin di kandang. Karena ini juga laga terakhir di Maguwoharjo. Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman yang sudah bekerja keras," katanya.


Pelatih Kepala RANS Nusantara FC Eduardo Almeida mengucapkan selamat atas kemenangan yang diraih PSS Sleman di laga kali ini. Karena, menurutnya, pada babak pertama PSS bermain bagus.
"Selamat kepada tim pemenang. Situasi di babak pertama, saya pikir kami tidak bermain bagus. Di babak pertama itu benar, tim yang bermain lebih baik pergi pada jeda babak dengan unggul," ungkapnya.


Almeida juga mengatakan pada babak kedua timnya sebenarnya berhasil mendapatkan beberapa peluang untuk menyamakan kedudukan. Namun upaya itu masih belum bisa membuahkan gol.
"Saya pikir juga di babak kedua kami lebih baik daripada lawan dan bisa saja menjadi imbang di akhir laga. Kami lebih efisien, lebih punya kapasitas untuk cetak gol, dan tim lawan pantas menang. Jadi saya harus paham apa yang salah dan bersiap untuk improve tim di laga selanjutnya," jelasnya.


Pemain tengah RANS Nusantara FC Ilham Syah juga mengaku tim lawan bermain lebih baik di babak pertama. Namun baginya di babak pertama itu ada keputusan wasit yang sedikit memberatkan para pemain tim The Phoenix.


"Mungkin sedikit ada keputusan wasit yang memberatkan, tetapi semua itu bisa menilainya. Kita sebagai pemain juga tidak bisa apa-apa kalau keputusan wasit sudah bulat. Cuma ditekankan untuk kepemimpinan wasit, semoga bisa lebih baik lagi," tandasnya.


Di babak pertama PSS mendominasi permainan sejak peluit kick off dibunyikan. Banyak serangan yang dilancarkan anak-anak Sleman ke gawang lawan. Namun serangan demi serangan yang dilancarkan Ajak Riak dkk ini belum bisa membobol gawang Hilman Syah.
Para penggawa RANS Nusantara FC sebenarnya tak kalah menarik. Terbukti mereka juga melakukan upaya bisa mendapatkan gol di babak pertama. Akan tetapi upayanya belum bisa menembus barisan pertahanan Thales Lira dkk di lini belakang PSS.


Pada menit-menit akhir menjelang laga babak pertama usai, tendangan voli Bustos yang mengarah ke gawang mengenai muka pemain belakang lawan. Setelah itu bola liar yang dikejar Bustos di depan kotak penalti untuk mengulangi tendangannya. Tapi justru dilanggar pemain belakang tim The Phoenix, sehingga menghasilkan tendangan bebas untuk PSS.


Angin segar pun datang untuk kubu PSS. Jonathan Bustos yang ditunjuk sebagai eksekutor tendangan bebas berhasil menuntaskan tugasnya. Tendangan cantiknya yang mengarah ke pojok kiri atas gawang tidak bisa dibendung oleh Hilman Syah. Gol itu membawa PSS Sleman unggul sementara dengan skor 1-0.


Pada babak kedua The Phoenix mengubah strategi. Terbukti sejak awal mulai babak kedua para pemain lawan menaikkan tensi permainan. Mereka mendominasi dan banyak mengancam gawang Super Elja. Namun upaya mereka belum menuai hasil. Serangan mereka masih banyak yang melambung jauh dari mistar gawang dan banyak yang dihalau Pinthus serta barisan pertahanan PSS.


PSS mencoba menggencarkan serangan. Akan tetapi usahanya belum bisa menambah pundi-pundi gol. Dengan kemenangan ini, PSS berhasil naik ke peringkat 12 klasemen dengan mengantongi 26 poin. (ayu/laz)

Editor : Satria Pradika
#PSS Sleman #BRI Liga 1 #stadion maguwoharjo #Tendangan Cantik Bustos #RANS Nusantara FC