RADAR JOGJA – Petaka di menit-menit akhir kembali menjadi momok PSS Sleman. Bertandang ke kandang Arema FC di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, PSS takluk 1-2. PSS Sleman kembali menelan kekalahan sekaligus memperpanjang hasil minor di beberapa laga terakhir.
Gol penentu kemenangan Arema FC dicetak Gustavo Almeida di menit 84 lewat titik putih. PSS Sleman sempat mencetak gol penyama kedudukan di menit 45 lewat sundulan Thales Lira, setelah tertinggal lebih dulu lewat penalti Gustavo Almeida di menit 43.
Tak hanya itu, tim asuhan Marian Mihail ini gagal mengulang sukses bermain di stadion ini. Padahal di laga pembuka Liga 1 2023-2024, PSS sukses mengalahkan Bali United dengan skor 1-0, pada Sabtu (1/7) lalu.
Dengan hasil ini, PSS Sleman tertahan di peringkat 13 klasemen sementara dengan raihan 18 poin, hasil empat kali menang, enam kali imbang, dan kalah empat kali.
Usai pertandingan Pelatih PSS Sleman Marian Mihail menyebut tidak tahu dengan hasil pertandingan kali ini. Apakah hasil di pertandingan ini memiliki hasil yang baik atau tidak. Di babak kedua tadi tim asuhannya kehilangan pemain yang cukup penting. Kalau saja Thales Lira masih di lapangan waktu itu mungkin PSS Sleman bisa draw atau mungkin lebih baik."Ya begitulah inilah sepak bola. Yang jelas selamat untuk Arema dan Coach Valente yang sudah berjuang keras untuk keluar dari zona degradasi," jelasnya (30/9).
Mihail juga menyebut setelah ini tim Super Elja hanya bisa menatap masa depan yang akan datang. Dan laga kali ini adalah laga yang cukup sulit."Dilihat dari Arema yang dalam kondisi yang cukup sulit. Namun sekarang kami lah yang berada dalam situasi yang cukup sulit itu," tegasnya.
Penyerang PSS Sleman Kei Sano meminta maaf karena belum bisa menang dan belum bisa mendapat hasil yang baik di laga kali ini. Menurut sano pertandingan kali ini adalah hasil yang sangat mengecewakan.”Ke depan kami akan berusaha lebih keras," ucapnya.
Duel kedua tim sejatinya berlangsung menarik. Meskipun tuan rumah lebih banyak menguasai bola. Gol pertama tim berjuluk Singo Edan itu dicetak pada menit 45+1, lewat tendangan penalti Gustavo Almeida. Penalti diberikan karena bek PSS Sleman Thales Lira terkenda handball.
PSS Sleman berhasil menyamakan kedudukan pada babak kedua di menit ke-55 melalui Thales usai memanfaatkan umpan dari Jonathan Bustos.
Selepas itu laga terus berjalan dengan sengit.
Namun PSS Sleman pada menit ke-67 mendapat malapetaka. Super Elja harus bermain dengan 10 pemain setelah Thales diganjar kartu kuning kedua. Keunggulan jumlah pemain ini berhasil dimanfaatkan oleh Arema FC. Arema kembali mendapat hadiah penalti karena pelanggaran yang dilakukan bek PSS Kevin Gomes. Pada menit ke-83 Gustavo Almeida sukse menyarangkan gol kedua melalui eksekusi pinalti. Alhasil kedudukan menjadi 2-1 untuk kemenangan tuan rumah. (ayu/din)