RADAR JOGJA - Penataan taman bekas lahan pertokoan Jalan Perwakilan telah rampung. Wajah Gedung DPRD DIJ sisi selatan kini berubah lebih asri, terbuka dan rapi. Tapi, seiring penataan taman selesai, sepanjang Jalan Perwakilan justru mulai rusak.
Pantauan Radar Jogja Senin (21/8/23), tak sedikit kondisi paving block sudah tak terpasang di sana. Terparah, berada di sisi barat di Jalan Perwakilan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPU ESDM) DIJ Anna Rina Herbanti mengatakan, Jalan Perwakilan yang rusak atau mulai terangkat paving bloknya, itu bukan menjadi kewenangannya. Tapi kewenangan Pemkot Jogja.
"Jadi bukan di kami. Kalau kami hanya membangun yang bekasnya pertokoan, kemudian digabung dengan gedung dewan, lahan dewan," katanya kepada Radar Jogja.
Lahan kasultanan atau Sultanat Ground (SG) bekas pertokoan di Jalan Perwakilan kini telah rampung dibangun taman sebagai ruang terbuka hijau kawasan Gedung DPRD DIJ. Ini merupakan bagian pentahapan pembangunan Jogja Planning Gallery (JPG). Penataan taman sejak Mei 2023 lalu ini selesai awal Agustus lalu.
"Dulu kan pertokoan, itu lahan SG. Kemudian kami didawuhi bapak gubernur untuk menata di situ dan digabung dengan lahannya gedung dewan. Itu kemudian difungsikan oleh dewan dan ditata lebih asri," ujarnya.
Anna menyebut, penataan yang menelan anggaran sekitar Rp 800 juta itu ada penambahan sarana prasarana di lokasi tersebut, di antaranya penambahan lampu, pagar, konblok, dan taman. Lokasi ini bisa difungsikan untuk keperluan parkir anggota dewan maupun tamu di DPRD DIJ. Kapasitasnya untuk 25 unit mobil dan 30 motor.
"Sekarang kan sudah ditata. Ada beberapa taman, kemudian ada lampu-lampunya dan bisa digunakan untuk parkir anggota dewan maupun tamu dari anggota dewan. Tapi tidak untuk parkir umum," jelasnya.
Setelah penataan taman ini, pihaknya menunggu pemindahan Gedung DPRD DIJ dan Teras Malioboro (TM) 2 untuk menuju pembangunan JPG. Saat ini baru tahap perencanaan DED dan proses perancanangan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) yang ditargetkan tahun ini selesai.
"Selanjutnya menunggu pemindahan DPRD dan Teras Malioboro 2. Kalau itu sudah siap, baru kami bangun JPG," tambahnya. (wia/laz)