Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tiga Mahasiswa UPNVY Masih Opname

Iwan Nurwanto • Senin, 21 Agustus 2023 | 15:15 WIB
CEK LANGSUNG: Rektor UPN Veteran Jogja Mohamad Irhas Effendi memantau langsung mahasiswa di rumah sakit. (Dok UPN)
CEK LANGSUNG: Rektor UPN Veteran Jogja Mohamad Irhas Effendi memantau langsung mahasiswa di rumah sakit. (Dok UPN)

RADAR JOGJA - Mayoritas korban keracunan massal saat mengikuti outbond Pengenalan Kehidupan Kampus Bela Negara (PKKBN) UPN Veteran Yogyakarta (UPNVY) kondisinya semakin membaik. Kini tinggal tiga mahasiswa yang masih harus mendapat perawatan di rumah sakit.


Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sleman Khamidah Yuliati mengatakan, hingga Minggu (20/8/23) pihaknya mencatat masih ada tiga korban keracunan yang masih harus dirawat di rumah sakit. Ketiga mahasiswa itu opname di Rumah Sakit JIH sejak diduga keracunan makanan Jumat (18/8/23) lalu.


Yuli menyampaikan, total korban dari keracunan ini mencapai 97 orang. Kemudian untuk penyebab keracunan, pihaknya masih menunggu hasil penelitian laboratorium dari sampel makanan yang diberikan oleh pihak kampus kepada Dinkes Sleman.
"Sampai tadi pagi (kemarin, Red) yang opname di rumah sakit tinggal tiga orang. Kemudian untuk hasil laboratorium (sampel makanan) belum keluar. Biasanya satu minggu," ujar Yuli kepada Radar Jogja Minggu (20/8/23).


Seperti diberitakan, keracunan massal bermula ketika para mahasiswa UPNVY mengikuti PKKBN hari terakhir Jumat (18/8/23) lalu. Pada sore hari selepas pukul 16.00, sebagian mahasiswa diketahui mengalami gejala keracunan berupa mual dan pusing. Dugaannya setelah mereka mengonsumsi santap siang.


Terkait sumber makan siang, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UPNVY Singgih Saptomo menegaskan bukan dari pihak kampus. Penyedianya adalah penanggung jawab lokasi tempat outbound PKKBN berlangsung.


Outbound PKKBN berlangsung di beberapa lokasi seperti Akademi Angkatan Udara (AAU), Markas Kopasgat Jogjakarta, dan Yonmek 403 Sleman. Saat ini pihaknya masih akan terus berkoordinasi internal maupun eksternal, termasuk dengan pihak Yonmek 403 yang lokasinya digunakan sebagai penyelenggaraan PKKBN. "Tidak ada vendor pihak ketiga. Kami kerja sama dengan kesatuan (lokasi PKKBN). Untuk makanan itu tidak tahu, kita kerja sama tempat. Yang menyiapkan makanan semua kesatuan dari masing-masing," katanya. (inu/laz)

Editor : Satria Pradika
#upn veteran yogyakarta #keracunan massal