Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lapas Wirogunan Gelar Lomba Ular Tangga Pancasila Sarana Tanamkan Wawasan Kebangsaan

Annissa Alfi Karin • Rabu, 16 Agustus 2023 | 13:30 WIB

Lapas Kelas IIA Jogja atau Lapas Wirogunan mengadakan berbagai lomba dalam rangka menyambut HUT ke-78 Republik Indonesia.
Lapas Kelas IIA Jogja atau Lapas Wirogunan mengadakan berbagai lomba dalam rangka menyambut HUT ke-78 Republik Indonesia.

 

RADAR JOGJA - Lapas Kelas IIA Jogja atau Lapas Wirogunan mengadakan berbagai lomba dalam rangka menyambut HUT ke-78 Republik Indonesia. Antara lain lomba olahraga tradisional, lomba catur, hingga puncaknya Selasa (15/8/23) gelaran permainan Ular Tangga Pancasila.
Kepala Lapas Kelas IIA Jogjakarta Soleh Joko Sutopo menjelaskan, permainan Ular Tangga Pancasila menjadi satu metode pemberian pemahaman dan edukasi terkait wawasan kebangsaan. Cara bermainnya, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dibagi menjadi beberapa kelompok.


Satu perwakilan kelompok lalu berjalan di atas papan permainan ular tangga dan bergerak sesuai banyaknya angka yang keluar pada dadu. Selanjutnya masing-masing anggota kelompok harus melaksanakan perintah yang ada pada papan ular tangga.


Kebanyakan perintah berkaitan dengan wawasan kebangsaan. Misalnya, menyebutkan butir-butir Pancasila, menebak lambang-lambang Pancasila, dan berbagai perintah lainnya.
"Jadi ini pemberian pemahaman dan edukasi terkait wawasan kebangsaan, bela negara, dan pemahaman Pancasila. Juga menumbuhkan jiwa kekompakan antara WBP dan disiplin bagaimana bisa bekerja sama satu dengan yang lainnya," jelas Soleh saat ditemui di Lapas Kelas IIA Jogja, Selasa (15/8/23).


Menurutnya, permainan Ular Tangga Pancasila ini menjadi cara yang efektif untuk menanamkan wawasan kebangsaan bagi para WBP. Hal ini lantaran edukasi dikemas dengan hiburan dan hal yang menyenangkan. Sehingga WBP juga lebih mudah dalam menerima materi-materi edukasi.
Diakui hingga saat ini pemahaman para WBP soal Pancasila masih terbilang rendah. "Kalau melihat dari apa yang sudah kami laksanakan, hasil evaluasi kami memang pemahamannya kurang. Sehingga kami memberikan pendekatan seperti ini," ujarnya.


Pada momentum HUT ke-78 RI, Soleh berharap ke depan WBP dapat terus menjalani pembinaan dengan baik. "WBP kami mendapatkan pembinaan dengan semakin maksimal. Pelayanan kami juga semakin baik. Dan WBP kami bisa memaknai hari kemerdekaan ini dengan mengikuti pembinaan dengan baik," harapnya.


Salah seorang WBP Lapas Kelas IIA Jogja Farrel Efrald Fernanda mengaku senang dan atusias mengikuti berbagai perlombaan ini. Napi tindak pidana korupsi (tipokor) ini menambahkan, gelaran perlombaan menjadi salah satu hiburan bagi para warga binaan. Selain itu, warga binaan juga bisa melatih ingatan soal wawasan kebangsaan, kerja sama, kekompakan, hingga mengasah jiwa nasionalisme.


"Rasanya senang banget ada kegiatan untuk warga binaan di sini, jadi merasa terhibur. Teman-teman juga menikmati untuk lomba-lombanya. Sejak Sabtu sudah ada lomba catur, Senin lomba estafet bola kasti, dan hari ini ular tangga dan estafet sarung. Meriah dan sangat menghibur," ungkap Farrel. (isa/laz)

 

Editor : Satria Pradika
#warga binaan pemasyarakatan #Lapas Kelas IIA Jogjakarta #lapas wirogunan #Ular Tangga