RADAR JOGJA - Tampil dengan formasi berbeda dari laga-laga sebelumnya, PSS Sleman meraih poin absolut saat bertandang ke kandang Persikabo 1973 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Selasa (8/8/23). PSS menang 3-2 melalui gol dari Thales Lira, Hokky Caraka, dan Jonathan Bustos.
Nyatanya, perubahan pemain ini membuat serangan tim berjuluk Super Elang Jawa ini tampil lebih bagus. Sejumlah pemain yang sebelumnya menghuni starting eleven dicadangkan. Di barisan depan, pelatih PSS Sleman Marian Mihail menurunkan Hokky Caraka menggantikan Yevhen Bokhasvilli sejak awal laga. Esteban Vizcara menggantikan Ricky Cawor. Di lini belakang, Bayu Setiawan menggantikan I Nyoman Ansanay. Sementara di bek kiri, kembali dihuni Ibrahim Sanjaya.
PSS Sleman sempat ketinggalan gol di babak pertama. Persikabo unggul melalui gol dari Didik Wahyu pada menit 13. Tetapi, bek PSS Thales Lira berhasil Mencetak gol pernyama kedudukan menit 21’. Kemudian Hokky Caraka juga menyumbang gol di menit 25. Jonathan Bustos mencetak gol indah di menit 45 lewat tendangan langsung dari sepak pojok.
Pada babak ke dua PSS tidak mengendorkan serangan, tetapi tidak bisa menambah pundi-pundi gol. Tuan Rumah Persikabo malah berhasil memperkecil ketinggalan melalui gol Roni Sugeng di menit akhir permainan.
Marian Mihail mengakui PSS datang ke laga ini dalam mood yang kurang baik. Salah satunya akibat kalah dari Persija di kandang sendiri. Tetapi para pemain bermain dengan baik dan memenangkan pertandingan. Dia mengapresiasi daya juang para pemain, karena bermain dengan reaksi yang bagus. “Saya berharap kemenangan ini menjadi modal yang baik, agar PSS menjadi tim pemenang bukan hanya tim yang kompetitif,” ungkapnya dalam jumpa pers usai.
Hokky Caraka menilai kemenangan PSS ini juga tidak lepas dari kerja keras para pemain dalam menghadapi tekanan. Hasil buruk di laga-laga sevelumnya dikarenakan belum menemukan jalan yang benar. “Kesuksesan kami mencuri poin adalah rasa percaya satu sama lain. Kekompakan dan semangat juang tinggi dalam pertandingan,” jelasnya striker Timnas U-23 ini.
Pemain bernomor punggung 80 itu juga menambahkan rasa syukurnya karena mencetak gol pertamanya pada musim ini. Dia menilai gol ini tidak lepas dari perjuangan dan doa dari para pemain dan keluarga. “Alhamdulillah atas kepercayaan pelatih dan support dari pemain lain meningkatkan rasa percaya diri saya untuk mencetak gol,” tambahnya.
Kemenangan ini mengantarkan PSS naik ke peringkat 10 klasemen sementara Liga 1 2023-2023. Di lain sisi dalam pertandingan ini, PSS harus menerima enam kartu kuning dan satu kartu merah. Gelandang Laskar Sembada, Kei Sano harus menerima kartu merah setelah dua kali kartu kuning. Sano dipastikan absen dalam laga PSS Selanjutnya di Maguwoharjo Internasional Stadium (MagIS), Minggu (13/8) menjamu Bhayangkara FC.(cr4/din)
Editor : Satria Pradika