RADAR JOGJA - Meski menjadi pendatang baru, keberadaan wisata Bukit Pitris, di Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah menawarkan suasana cukup berbeda. Gugusan bukit kapur dengan bonus pemandangan laut lepas menjadi daya tawar yang jarang dijumpai di destinasi lain.
Bukit Pitris rasanya sangat cocok sebagai tempat melepas penat, setelah seharian berutinitas. Landscape keindahan pantulan cahaya matahari diatas laut akan mengundang decak kagum. Belum lagi, suasana hening dengan semilir angin membuat pengunjung betah berlama-lama.
Di area wisata baru seumur jagung ini, eksotisme pemandangan alam tersaji lengkap. Dari atas bukit, pengunjung akan leluasa menyaksikan sudut lautan lepas yang tampak melengkung. "Bukti kalau bumi itu bulat. Ujung laut sampai ujung kelihatan dari atas bukit seperti busur," kata pengelola Pitris Ocean View, Eko Yulianto, Jumat (28/7/23).
Jika boleh dibandingkan, Pitris di Kebumen tidak kalah menarik dengan Heha Ocean View yang berada di Gunungkidul, Jogja. Sama-sama menawarkan keindahan alam perbukitan berselimut bentang pantai selatan.
Wisata Pitris dikelola secara mandiri oleh masyarakat setempat. Dengan memanfaatkan lahan milik Perhutani. Area wisata ini berdasar perijinan seluas 10 hektare, sedangkan kini baru fokus menggarap sekitar 4 hektare. "Masih sangat memungkinkan pengembangan lebih luas. Sekarang sudah ada resort atau penginapan. Kami juga terbuka untuk investor," ucapnya.
Fasilitas yang tersedia di lokasi wisata juga terbilang komplit. Mulai dari wahana spot foto, tempat bermain anak, gardu pandang, camping ground, saung hingga kolam renang. Spot wahana terbaru ialah seluncuran menggubakan ban khusus. Cukup merogoh kocek Rp 20 ribu, pengunjung dapat merasakan sensasi berseluncur sepanjang 114 meter.
Tak hanya itu, pihak pengelola juga menyediakan kendaraan khusus antar jemput untuk memudahkan pengunjung. "Terintegrasi dengan Pantai menganti yang lebih dulu terkenal. Jadi pengunjung kalau berkenan bisa sekalian," ungkapnya. (fid/pra)