RADAR JOGJA – Laga keras diprediksi bakal tersaji di Stadion Demang Lehman, Banjar Baru, Kalimantan Selatan sore ini. PSS Sleman akan dijamu tuan rumah Barito Putera dalam laga ketiga Liga 1 2023/2024. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 pada pramusim di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Sabtu (17/6/23) lalu. Laga itu berjalan keras dan diwarnai dua kartu merah untuk PSS Sleman.
Menjelang laga pekan ketiga ini, kedua tim sama-sama ingin melanjutkan catatan positif dari dua laga. Baik PSS dan Barito Putera sama-sama mengantongi empat poin, hasil dari satu kali menang dan satu kali imbang. Sejauh ini mereka belum terkalahkan.
Pelatih PSS Sleman Marian Mihail mengatakan, baik PSS dan Barito Putera sudah saling mengenal secara permainan karena sempat berhadapan saat pramusim. Baginya laga ini menjadi pertandingan sulit. Tim asuhannya berusaha melanjutkan kinerja bagus sebelumnya. “Harapannya bisa mendapat hasil yang bagus,” katanya saat sesi jumpa pers, Kamis (13/7/23).
Menurutnya, laga ini akan menjadi pertarungan taktikal antar kedua pelatih. Mihail memuji pelatih Barito Putera Rahmad Darmawan. Baginya, pelatih yang akrab disapa RD itu adalah salah satu pelatih lokal terbaik. RD sukses membuat Laskar Antasari, julukan Barito Putera menjadi tim yang efisien dan memiliki motivasi tinggi. “Ini penting bagi pelatih lokal untuk menunjukkan diri kalau mereka layak bertarung di level kompetisi tertinggi,” ujar Mihail.
Laga ini diprediksi akan berjalan ketat dan bukan tak mungkin akan berjalan panas. Namun Mihail tak terlalu memikirkan soal tensi tinggi di pertandingan. Ia dan skuadnya fokus terhadap game plan yang sudah dirancang. Mihail meminta anak asuhnya untuk menghormati lawan dan perangkat pertandingan.
Pelatih asal Rumania itu menyebut, Laskar Sembada membawa seluruh skuadnya ke kandang Barito Putera. Tak ada pemain yang cedera. PSS Sleman sendiri datang ke Banjarbaru untuk berusaha menampilkan permainan sepak bola terbaiknya. Menurut Mihail, kelengkapan skuad yang dimilikinya menunjukkan banyaknya ruang untuk mengembangkan kolektivitas. “Bagi kami, tiap pertandingan adalah proses belajar. Semoga bisa dapat hasil maksimal,” ucapnya.
Pemain PSS Sleman Jihad Ayoub menambahkan, laga ini diprediksi menjadi laga sulit bagi PSS. Apalagi skuad Super Elang Jawa bermain di hadapan pendukung tuan rumah. Namun para pemain dalam kondisi baik dan sudah melakukan persiapan dengan matang. “Tim pelatih juga sudah memberikan analisis tentang lawan. Kami sudah mempersiapkan taktikal juga,” jelas pemain asal Lebanon itu.
Sementara itu, Rahmad Darmawan meminta anak asuhnya untuk meminimalisasi kesalahan saat berjumpa PSS Sleman. Ia berharap anak asuhnya bisa fokus bermain, menjalankan strategi, dan tidak terpancing. "Itu yang menjadi penekanan saya. Saya juga telah menyiapkan skema untuk menghadapi PSS Sleman," katanya.
Ia menilai PSS Sleman adalah tim yang baik dan berkualitas. Hal ini ditunjukkan dari hasil PSS Sleman yang mampu mengalahkan Bali United di laga perdana. "Itu suatu hal yang luar biasa," pujinya. (tyo/din)